Selasa, 18 Desember 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Pimpinan Parpol Harus Berkomitmen Bangun Integritas

  • Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo meminta pimpinan 16 partai politik (parpol) untuk berkomitmen membangun integritas di internal partai masing-masing. Ajakan tersebut disampaikan Agus kepada para pimpinan partai saat memberikan sambutan dalam pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12).

    Dalam rangkaian kegiatan ini, pimpinan 16 parpol menandatangani deklarasi Sistem Integritas Partai Politik (SIPP).
    "Mudah-mudahan mereka, Bapak, Ibu pimpinan parpol akan berjanji dan memberikan komitmen tentu saja untuk kebaikan Indonesia," kata Agus.

    Menurut Agus, dibanding negara-negara lain, skor indeks persepsi korupsi (IPK) atau corruption perception index (CPI) Indonesia tumbuh lebih tinggi dibanding negara lain. Pada 1998, skor IPK Indonesia 20 atau paling rendah dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya. Skor tersebut perlahan naik, dan dalam dua tahun ini IPK Indonesia mencapai skor 37. Meski demikian, Agus mengakui skor tersebut belum memuaskan. Terdapat dua sektor yang membuat skor IPK Indonesia stagnan di angka 37, yakni penegakan hukum dan sistem demokrasi yang juga terkait dengan partai politik dan penyelenggaraan pemilihan.

    "Hubungannya dengan partai adalah pelaksanaan politik dan demokrasi di Indonesia dinilai belum menggembirakan. Hari ini kami akan dapat komitmen dari partai peserta Pemilu 2019. Mereka akan tegakkan integritas politik di partai masing-masing," katanya.

    Agus menegaskan, komitmen integritas itu bukan instruksi dari KPK kepada para pimpinan partai. SIPP dibentuk melalui kajian KPK bersama akademisi, LSM, dan, juga pimpinan partai. Agus berharap dengan integritas partai politik, demokrasi di Indonesia dapat berjalan dengan lebih baik.

    "Ini bukan top down atau didikte KPK, tetapi kajian dari para akademisi, dan masukan dari teman-teman partai. Kami sudah bicarakan ini, terakhir 20 November lalu diharapkan perbaikan demokrasi di negara kita bisa terjadi dengan baik," katanya. 


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Penting, Keberadaan Politisi Muda dalam Parpol

    Keberadaan politisi muda dalam partai politik (parpol) dinilai penting. Pasalnya, parpol membutuhkan regenerasi kader agar eksistensi politik tetap terjaga. "Tentu keberadaan politisi muda dalam suatu partai politik itu sangat penting.…
  • sample9

    Bawaslu harus cek dana kampanye parpol

    Partai politik (parpol) sudah menyerahkan laporan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta untuk menelusuri kebenaran dana kampanye tersebut."Harus ada upaya dari Bawaslu untuk mengecek…
  • sample9

    Ini batasan sumbangan dana kampanye parpol

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuat batasan kepada calon penyumbang partai politik (parpol) untuk pembiayaan pada Pemilu 2014 mendatang. KPU membatasi bagi penyumbang parpol dengan batasan minimal Rp1 miliar untuk…
  • sample9

    Parpol berbenah

    MENDEKATI akhir tahun 2013, tensi politik Indonesia kian meningkat. Suasana pun jadi riuh rendah. Menyongsong masuknya tahun 2014 yang disebut-sebut sebagai tahun politik, persaingan kian kentara.Segala hal bisa menjadi sumber…
  • sample9

    Politik dinasti terbentuk karena kesalahan parpol

    Maraknya politik dinasti di beberapa daerah, menjadi tanggung jawab partai politik (parpol). Pasalnya, politik dinasti tidak akan menjadi persoalan jika dalam proses rekruitmen dilakukan transparan dan akuntabel dengan menimbang kemampuan…
  • sample9

    Program Parpol Harus Pro Masyarakat

    Dengan sistem proporsional terbuka, partai politik peserta pemilu harus memiliki program yang berpihak kepada masyarakat. Sebab, saat ini masyarakat lebih pragmatis terhadap dunia perpolitikan.