Rabu, 20 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Ancaman Siber Ganggu Pemilu

  • Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), terus memantau ancaman siber menjelang pemilu serentak 2019 digelar. Diperkirakan, ancaman siber dengan muatan politik bakal meningkat mendekati hari pemungutan suara. Karena itu diperlukan antisipasi dari sekarang.

    Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN, Asep Chaerudin mengatakan hal itu saat jadi narasumber acara Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kewaspadaan Nasional dalam rangka persiapan Penyelenggaraan Pemilu 2019, di Jakarta, Kamis (22/11).

    Menurut Asep, makin mendekati ke pemungutan suara, biasanya tensi serta dinamika politik bakal terus meningkat. Bahkan tidak tertutup kemungkinan memanas. Dalam situasi seperti ini, selalu saja ada oknum atau kelompok yang coba menganggu jalannya pesta demokrasi. Dan di era digital seperti sekarang ini, dunia maya menjadi celah untuk menganggu pemilu.

    “Ancaman Siber menjelang perhelatan Pemilu menjadi ancaman yang sangat berbahaya dan dapat mengganggu kelancaran pesta demokrasi terbesar di dunia ini. Terbukti, ancaman siber terkait pemilu terjadi juga di berbagai negara,” kata Asep.

    Ia pun menyebut fenomena ancaman siber yang menganggu pemilu yang terjadi di Kanada, Filipina dan Amerika. Kasus di Kanada dan Filipina misalnya, terjadi pencurian data pemilih jutaan orang yang dilakukan oleh hacker. Tentu, ini harus warning yang tak bisa dianggap remeh. Karena sudah dalam taraf membahayakan. Dan, indikasi ancaman siber di Indonesia sendiri kian terasa. Data BSSN misalnya mencatat dari tahun 2004 sampai 2018, KPU menjadi instansi utama yang diserang oleh hacker.

    “Fakta ini sangatlah berbahaya jika tidak ada langkah serius yang diambil oleh pemerintah khususnya oleh BSSN sendiri,” kata Asep.

    Badan Siber Negara sendiri lanjut Asep, berkomitmen menjaga jalannya pesta demokrasi agar tidak diganggu oleh berbagai ancaman siber. Untuk mengantisipasi itu, saat ini BSSN secara intens terus menjalin komunikasi dengan berbagai instansi terkait mulai dari provider komunikasi, kementerian dan lembaga. Komunikasi juga dilakukan dengan pihak TNI dan kepolisian.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Hadi Prabowo saat membuka acara Rakornas mengatakan, salah satu kunci dari suksesnya pemilu adalah meningkatnya partisipasi pemilih. Sementara, di satu sisi terjadi fluktuasi partisipasi pemilih dalam setiap kontestasi politik. Diperlukan sinergi antara semua stakeholder pemilu. Terutama yang terkait dengan sosialisasi terkait dengan pemilu.

    “Salah satu hal yang terpenting adalah partisipasi masyarakat. Tingkat partisipasi masyarakat adalah perhatian khusus di pemilu 2019. Ini harus disikapi, salah satunya adalah dengan sosialisasi yang baik, sehingga kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilu bisa meningkat,” kata Hadi.

    Sinergi Lembaga

    Di acara yang sama, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Soedarmo mengatakan, digelarnya acara Rakornas adalah untuk memperkuat sinergi antara seluruh lembaga yang terkait dengan proses pesta demokrasi. Sehingga bisa koordinasi dan komunikasi bisa terbangun dengan baik.

    “Sukses pelaksanaan Pemilu 2019 akan ditentukan oleh banyak faktor, diantaranya kesiapan dari penyelenggara pemilu, pemerintah dan pemerintah daerah, dan kesiapsiagaan dari aparat keamanan dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan pemilu,” katanya.

    Sementara itu, Wakil Direktur Baintelkam Polri Antony Siahaan yang jadi salah satu narasumber di Rakornas mengatakan, untuk pengamanan pemilu, Polri telah menyiapkan berbagai antisipasi dengan menggelar Operasi Mantap Brata 2019. Katanya, dari hasil pemetaan, ada sejumlah potensi kerawanan dalam tahapan pemilu sampai pemungutan suara nanti. Salah satunya adalah masih akan digunakannya politik indentitas.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Jokowi: Jangan Sampai Pemilu Hilangkan Kerukunan Bangsa

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat Indonesia jangan sampai terpecah belah karena persoalan pilkada dan pemilu. Presiden meminta para politikus memberikan contoh pendidikan politik yang baik…
  • sample9

    Pemilu, Antara Kemajuan dan Tantangan

    Pesta Demokrasi boleh dikatakan sudah rampung. Perolehan suara masing-masing partai sudah banyak dipublish oleh banyak lembaga survei. Masing-masing mengaku bahwa akurasi quick count (hitung cepat) masing-masing lembaga survei…
  • sample9

    Pemilu paling rumit di dunia dan akhirat

    Bagi wartawan asing dan pengamat pemilu internasional, pemilu legislatif Indonesia merupakan pemilu paling kompleks di dunia. Beberapa media internasional pernah mengulas soal ini panjang lebar setelah mengikuti Pemilu 2004.Padahal pemilu…
  • sample9

    Kecurangan Pemilu Diprediksi Kecil

    Potensi kecurangan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang dinilai relatif kecil mengingat para penyelenggara pemilu di KPU saat ini lebih berpengalaman. Mayoritas komisioner KPU saat ini adalah mereka yang pernah…
  • sample9

    MPR Minta Persidangan Sengketa Pemilu MK Transparan

    Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan agar proses penyelesaian perselisihan hasil Pemilu 2014 di Mahkamah Konstitusi berlangsung transparan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum tersebut. "Adanya distrust…
  • sample9

    Politik Pemilu

    PEMILU legislatif merupakan kesempatan bagi warga negara untuk memilih orang-orang baik yang akan memperjuangkan kesejahteraan dan kepentingan rakyat. Persoalannya, baik menurut rakyat belum tentu baik menurut calon anggota legislatif, belum…
  • sample9

    Pemilu Tidak Hambat Roda Pemerintahan

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tidak akan menghambat roda pemerintahan di negara ini. Sebaliknya, pesta demokrasi lima tahunan itu menjadi pemicu bagi seluruh jajaran…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Pemilu Serentak Lebih Efisien

     Pelaksanaan pemilihan umum anggota legislatif serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI secara serentak…
  • sample9

    Masyarakat Harus Disuguhi Edukasi Pemilu

    Sekretaris Jenderal Pro Demokrasi (Prodem), Andrianto, menilai respons masyarakat terhadap tahapan pemilu sejatinya merupakan cermin sikap apatis publik terhadap pesta demokrasi.     "Sistem pemilu sangat boros dan high cost.…
  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…
  • sample9

    DKPP Dorong Penyelenggara Pemilu Taat Azas

    Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Pemilu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kemendagri, Cecep Agus Supriyatna, mengatakan, setidaknya ada tujuh indikator sebuah pemilu bisa dikatakan sukses.
  • sample9

    Sengketa Pemilu Harus Ditangani Lembaga Tersendiri

    Wakil Ketua DPD RI Laode Ida mendukung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk tidak lagi menangani sengketa pemilu kepala daerah. Tertangkap tangannya Ketua MK Akil Mochtar justru mempertegas di dalam MK…