Jumat, 22 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri: Pemilu Bukan Saling Mengalahkan, apalagi Menghancurkan

  • Pemilu bukan sebuah perang atau perlombaan. Karena itu, sudah sepatutnya Pemilu dapat terlaksana dengan sejuk dan damai.

    “Pemilu adalah sebuah kontestasi. Sebuah festival. Bukan suatu war(perang) atau lomba,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

    Hal itu dikemukakan Tjahjo dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (14/11). “Pemilu bukan saling mengalahkan, apalagi saling menghancurkan,” ujarnya.

    Ia menambahkan, seluruh pihak perlu menyukseskan Pemilu. “Karena itu Pemilu dinamakan juga sebagai pesta demokrasi. Tentu diharap kan semua kontestan merasakan antusiasme,” imbuhnya.

    Menurutnya, rakyat harus tetap diutamakan. “Dalam kontestasi pasti ada posisi lebih dulu atau posisi lebih unggul. Namun demikian yang menang adala tetap rakyat,” tegasnya.

    Sebelumnya, Tjahjo berharap agar kepala daerah, wakil kepala daerah serta pimpinan DPRD dapat mengawal dan memberikan bantuan serta fasilitasi kepada jajaran penyelenggara Pemilu.

    Dukungan pemerintah daerah (pemda) tersebut, tertuang dalam Pasal 434 Undang-Undang (UU) 7/2017 tentang Pemilu.

    Bentuk bantuan dan fasilitasi pemerintah dan pemda diantaranya meliputi penugasan personil pada sekretariat PPK, panwaslu kecamatan, dan PPS. Kemudian, penyediaan sarana ruangan sekreatriat.

    Selain itu juga memberikan dukungan pelaksanaan pendidikan politik bagi pemilih untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

    “Mengenai Pemilu Serentak 2019 ini kewajiban kita semua untuk menyukseskan,” demikian Tjahjo di Kantor BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

    Ia optimistis jajaran KPU, Bawaslu, DKPP, memiliki integritas dan profesionalisme. Ditambah dengan peran TNI, Polri, BIN, Kejaksaan, pemerintah daerah dan elemen masyarakat lainnya.

    “Semua tentu sudah memetakan dengan detil berkaitan dengan potensi yang muncul pada setiap tahapan Pemilu,” ujar Tjahjo.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…