Rabu, 20 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Whatsapp Teliti Hoaks Selama Kampanye Pemilu di Indonesia

  • latform media sosial percakapan Whatsapp meneliti hoaks atau kebohongan saat kampanye pemilihan umum (pemilu) di Indonesia. Whatsapp menggandeng peneliti dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) untuk melakukan penelitian tersebut.

    Peneliti KedaiKOPI yang juga akademisi Universitas Padjadjaran Kunto Adi Wibowo bersama timnya dipercaya Whatsapp untuk meneliti masalah tersebut. Tim tersebut akan meneliti topik tentang misinformasi atau disinformasi sebagai bagian tidak terpisahkan dari kampanye politik di Indonesia selama masa kampanye Pemilu 2019.

    Misinformasi terjadi ketika suatu informasi keliru yang tidak sengaja disebarluaskan atau disebarluaskan tanpa tujuan apa-apa. Sementara, disinformasi merujuk pada penyampaian informasi yang salah (dengan sengaja) untuk membingungkan orang lain.

    "Kami akan menggali bagaimana tim pemenangan dalam kampanye politik berstrategi dalam memanfaatkan dan menanggulangi misinformasi dan disinformasi serta bagaimana pemilih mempersepsi strategi yang melibatkan misinformasi tersebut," kata Kunto. 

    Kunto menegaskan, hasil penelitian ini akan berguna dalam membuat strategi pendidikan bagi pemilih dalam menghadapi misinformasi dan disinformasi yang senantiasa menjadi masalah setiap penyelenggaraan Pemilu di Indonesia sejak 2014. Hasil penelitian juga akan membantu menyusun regulasi yang membatasi eksploitasi misinformasi atau disinformasi oleh tim kampanye. 

    Whatsapp dalam siaran persnya menggarisbawahi ancaman misinformasi terhadap proses demokrasi dalam skala global. "Karena itu, penelitian independen seperti yang dilakukan oleh Kunto akan memberikan kontribusi yang bermakna dalam membangun Whatsapp di masa mendatang," pesan tertulis Mrinalini Rao selaku kepala tim riset Whatsapp dari Amerika Serikat. 

    Pendiri KedaiKOPI Hendri Satrio menyampaikan selamat dan berkomitmen mendukung penelitian Kunto yang akan dibantu oleh KedaiKOPI dalam pelaksanaannya. "Masalah hoaks adalah ancaman persatuan yang serius, segala upaya untuk menanggulanginya harus ditempuh dan KedaiKOPI akan mendukung penuh upaya-upaya tersebut," ujar Hendri.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Wapres Harapkan Dualisme DPR Segera Berakhir

    Kisruh di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) sampai saat ini belum ada titik terang. Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) pun…
  • sample9

    Intelektual Berwawasan Kebangsaan Berani Berantas Korupsi

    Sebentar lagi masa depan bangsa Indonesia akan dipertaruhkan dalam pemilihan umum, dimana rakyat akan memilih langsung presiden untuk periode berikutnya. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah siapakah presiden kita selanjutnya?, dalam…
  • sample9

    Bawaslu harus cek dana kampanye parpol

    Partai politik (parpol) sudah menyerahkan laporan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta untuk menelusuri kebenaran dana kampanye tersebut."Harus ada upaya dari Bawaslu untuk mengecek…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    Wali Kota Kancrit Lantik Kesbang Linmas

    SURYA Online, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto Abdul Gani Soehartono masih saja menyempatkan diri melantik pejabat eselon II di masa injury time kepemimpinannya. Buktinya Selasa (17/9/2013) tadi siang, wali kota…