Senin, 19 November 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Kaum Milenial Faktor Determinan Pemilu 2019

  • Calon senator dari perwakilan Kalimantan Utara Muhammad Isra Ramli berpendapat, generasi milenial menjadi faktor determinan dalam momentum Pemilu 2019. Pasalnya, 57% pemilih Indonesia mayoritas adalah pemilih milenial.

    <iframe width="690" height="173" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" vspace="0" hspace="0" allowtransparency="true" scrolling="no" allowfullscreen="true" id="aswift_1" name="aswift_1" __idm_frm__="1289" inherit; left: 0px; position: absolute; top: 0px; width: 690px; height: 173px;"></iframe>

    Karenanya, lanjut Isra, semua kandidat berusaha sedemikian rupa agar dapat berkomunikasi dengan para milenial dan menyusun program strategis yang menyasar kepentingan milenial.

    “Milenial menjadi faktor penentu karena secara jumlah mereka mayoritas,” kata Isra Ramli dalam diskusi bertajuk ‘Social Media, Millenial and Election: What’s Up?' yang digelar Indexpolitica dan Sang Gerilya, di Jakarta, Minggu (4/11/2018).

    Isra yang berprofesi sebagai konsultan politik dan kebijakan publik ini mengatakan, biasanya orang akan memahami masyarakat berdasarkan demografi yang identik dengan ruang dan waktu.

    Sementara, anak milenial termasuk dalam kategori psikografis yang basisnya adalah perilaku. Menurut Isra, kaum milenial menempatkan sosial media menjadi channel yang paling menentukan, karena penggunaannya makin meluas dan paling dipercaya.

    Karena itu, dalam gelaran pemilu 2019 para kandidat yang bisa merebut kaum milenial, maka ia akan menang. “Cara komunikasi yang paling efektif dengan generasi milenial adalah dengan saluran sosial media. Jadi, siapa kandidat yang menang di sosial media, maka ia akan menang,” ungkap Isra.

    Direktur IndexPolitica Denny Charter berpandangan, media sosial telah menjadi infrastruktur yang penting bagi kedua calon presiden untuk membentuk opini politik pada Pemilu 2019.

    Merujuk pantauan IndexPolitica, persaingan dua kandidat calon Presiden RI di sosial media cukup ketat. Menurut Denny, secara bergantian kedua pasang capres unggul di Share of Voice dalam satu bulan terakhir.

    Sementara, pemberitaan dan pembicaraan Jokowi lebih mendominasi dibandingkan Ma’ruf Amin, sedangkan di satu sisi lagi, pemberitaan dan pembicaraan Sandiaga Uno lebih banyak dibandingkan dengan Prabowo Subianto.

    “Waktu tersisa 6 bulan lagi semua kemugkinan masih dapat terjadi. Mereferensi Pipres Amerika Serikat 2016 dan Pilpres RI 2014 yang lalu, dimana analisis social media bisa dijadikan sebagai second opinion barometer kontestasi Pilpres 2019 nanti,” katanya.

    Koordinator Sang Gerilya Institute, Indra J Piliang mengatakan, kekuatan media social yang umumnya dilakukan kaum milenial cukup memengaruhi pilihan politik.

    Indra mencontohkan pasangan Sudrajat – Ahmad Syaikhu di pilkada Jawa Barat dan Sudirman Said – Ida Fauziyah di pilkada Jawa Tengah. Dua pasangan itu, kenaikan suaranya equivalen dengan kehebatan kampanye digital di media sosial.

    Situs-situs perekam pertarungan sosial media di masing-masing provinsi mencatat kehandalan akun-akun sosial yang mendukung kedua pasangan ini bisa menyaingi atau bahkan mengungguli pasangan-pasangan lain.

    “Teori betapa pengaruh media sosial dalam pilkada kurang dari 5% yang didapatkan oleh lembaga-lembaga survei, seyogianya ditinjau kembali,” kata Indra.

    Karena itu, Indra berkeyakinan kaum milenail yang mayoritas sebagai pemilih pemula akan menjadi penentu siapapun pemenang kontestasi pemilu 2019 mendatang.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Jokowi: Jangan Sampai Pemilu Hilangkan Kerukunan Bangsa

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat Indonesia jangan sampai terpecah belah karena persoalan pilkada dan pemilu. Presiden meminta para politikus memberikan contoh pendidikan politik yang baik…
  • sample9

    Pemilu, Antara Kemajuan dan Tantangan

    Pesta Demokrasi boleh dikatakan sudah rampung. Perolehan suara masing-masing partai sudah banyak dipublish oleh banyak lembaga survei. Masing-masing mengaku bahwa akurasi quick count (hitung cepat) masing-masing lembaga survei…
  • sample9

    Pemilu paling rumit di dunia dan akhirat

    Bagi wartawan asing dan pengamat pemilu internasional, pemilu legislatif Indonesia merupakan pemilu paling kompleks di dunia. Beberapa media internasional pernah mengulas soal ini panjang lebar setelah mengikuti Pemilu 2004.Padahal pemilu…
  • sample9

    Kecurangan Pemilu Diprediksi Kecil

    Potensi kecurangan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang dinilai relatif kecil mengingat para penyelenggara pemilu di KPU saat ini lebih berpengalaman. Mayoritas komisioner KPU saat ini adalah mereka yang pernah…
  • sample9

    MPR Minta Persidangan Sengketa Pemilu MK Transparan

    Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan agar proses penyelesaian perselisihan hasil Pemilu 2014 di Mahkamah Konstitusi berlangsung transparan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum tersebut. "Adanya distrust…
  • sample9

    Politik Pemilu

    PEMILU legislatif merupakan kesempatan bagi warga negara untuk memilih orang-orang baik yang akan memperjuangkan kesejahteraan dan kepentingan rakyat. Persoalannya, baik menurut rakyat belum tentu baik menurut calon anggota legislatif, belum…
  • sample9

    Pemilu Tidak Hambat Roda Pemerintahan

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tidak akan menghambat roda pemerintahan di negara ini. Sebaliknya, pesta demokrasi lima tahunan itu menjadi pemicu bagi seluruh jajaran…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Pemilu Serentak Lebih Efisien

     Pelaksanaan pemilihan umum anggota legislatif serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI secara serentak…
  • sample9

    Masyarakat Harus Disuguhi Edukasi Pemilu

    Sekretaris Jenderal Pro Demokrasi (Prodem), Andrianto, menilai respons masyarakat terhadap tahapan pemilu sejatinya merupakan cermin sikap apatis publik terhadap pesta demokrasi.     "Sistem pemilu sangat boros dan high cost.…
  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…
  • sample9

    DKPP Dorong Penyelenggara Pemilu Taat Azas

    Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Pemilu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kemendagri, Cecep Agus Supriyatna, mengatakan, setidaknya ada tujuh indikator sebuah pemilu bisa dikatakan sukses.
  • sample9

    Sengketa Pemilu Harus Ditangani Lembaga Tersendiri

    Wakil Ketua DPD RI Laode Ida mendukung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk tidak lagi menangani sengketa pemilu kepala daerah. Tertangkap tangannya Ketua MK Akil Mochtar justru mempertegas di dalam MK…