Minggu, 17 Februari 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

49 Juta Kaum Milenial Harus Ambil Peran di Pemilu 2019

  • Kontestasi Pemilu 2019 mendatang tak boleh lagi diabaikan kaum generasi milenial. Sudah saatnya, mereka mengambil peran dalam konteks perpolitikan nasional.

    "Jangan lagi abai terhadap politik, sudah saatnya berpartisipasi aktif," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir ketika menjadi pembicara dalam acara Festival dan Dialog Generasi Muslim Milenial yang diselenggarakan Sinergy 2019 di Jakarta Selatan, Selasa (31/7/2018).

    Dalam diskusi bertajuk 'Pandangan Muslim Milenial terhadap Pemilu 2019' itu, Haedar memaparkan bagaimana besarnya kekuatan yang dimiliki kaum milenial, terutama dalam membangun sebuah perbadaban politik. "Sekitar 49 juta penduduk Indonesia merupakan generasi milenial. Tentu potensinya luar biasa, harus diberdayakan, termasuk dalam hal politik. Jangan sampai mereka menjadi objek penderita saja. Jangan alergi," katanya.

    Haedar berharap generasi milenial menjadi partisipan aktif. Artinya tak hanya berkontribusi ketika waktu pemilihan saja, melainkan terjun aktif saat prapemilu. "Ikuti prosesnya, kawal proses Pemilunya hingga tuntas," ujarnya.

    Ketua Sinergy 2019 Fajar Zulkarnaen menyebut peran generasi milennial dalam kontestasi Pemilu 2019 sangat penting. Fajar mengatakan, akan menjadi sebuah kesalahan besar jika mereka memilih apatis alias masa bodoh. "Keterwakilan mereka di politik menjadi sebuah keniscayaan. Jangan sampai golput," kata Fajar.

    Fajar memaparkan, merujuk data KPU, dari total DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilpres 2014 sebanyak 190.291.110 juta orang, mereka yang tak memilih mencapai 29,8% atau 56.732.857 suara. Angka golput Pilpres 2014 lebih parah dibanding Pilpres 2009 yang mencapai 27,7%. "Termasuk ketika Pileg (2014). Sekitar 24% warga tak memilih. Itulah mengapa kami bertekad terus mengkampanyekan '2019 Anti Golput'," katanya.

    Fajar mengingatkan bahwa golput merupakan sebuah pilihan adalah persepsi yang keliru. Pun yang menyatakan memilih golput karena menganggap semua calon sama saja.

    Sementara, Juru Bicara Sinergy 2019 Frans Syisca mengungkapkan Festival Muslim Milenial ini diselenggarakan untuk menggerakkan kaum milenial agar tidak pasif dalam pemilu 2019. Kaum milenial sudah saatnya berperan dan bergerak demi kemajuan bangsa.

    "Perwakilan kaum milenial sangat penting, karena kaum milenial kami anggap punya track record yang masih bersih, punya semangat dan idealisme. Itu penting dalam memperjuangkan kepentingan rakyat," kata Frans Syisca.

    Sinergy 2019 membuat Festival dan Dialog Generasi Muslim Milenial menghadirkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, Dosen Universitas Muhammadiah Bandung Ace Sumantri, serta peneliti Lembaga Survey Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby. Acara berjargon 'Saatnya Bersinergi, Bukan Saatnya Membenci' itu turut dimeriahkan oleh stand up comedian, Neneng Garut, juga penampilan apik dari grup musik Ghania.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Jokowi: Jangan Sampai Pemilu Hilangkan Kerukunan Bangsa

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat Indonesia jangan sampai terpecah belah karena persoalan pilkada dan pemilu. Presiden meminta para politikus memberikan contoh pendidikan politik yang baik…
  • sample9

    Pemilu, Antara Kemajuan dan Tantangan

    Pesta Demokrasi boleh dikatakan sudah rampung. Perolehan suara masing-masing partai sudah banyak dipublish oleh banyak lembaga survei. Masing-masing mengaku bahwa akurasi quick count (hitung cepat) masing-masing lembaga survei…
  • sample9

    Pemilu paling rumit di dunia dan akhirat

    Bagi wartawan asing dan pengamat pemilu internasional, pemilu legislatif Indonesia merupakan pemilu paling kompleks di dunia. Beberapa media internasional pernah mengulas soal ini panjang lebar setelah mengikuti Pemilu 2004.Padahal pemilu…
  • sample9

    Kecurangan Pemilu Diprediksi Kecil

    Potensi kecurangan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang dinilai relatif kecil mengingat para penyelenggara pemilu di KPU saat ini lebih berpengalaman. Mayoritas komisioner KPU saat ini adalah mereka yang pernah…
  • sample9

    MPR Minta Persidangan Sengketa Pemilu MK Transparan

    Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan agar proses penyelesaian perselisihan hasil Pemilu 2014 di Mahkamah Konstitusi berlangsung transparan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum tersebut. "Adanya distrust…
  • sample9

    Politik Pemilu

    PEMILU legislatif merupakan kesempatan bagi warga negara untuk memilih orang-orang baik yang akan memperjuangkan kesejahteraan dan kepentingan rakyat. Persoalannya, baik menurut rakyat belum tentu baik menurut calon anggota legislatif, belum…
  • sample9

    Pemilu Tidak Hambat Roda Pemerintahan

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tidak akan menghambat roda pemerintahan di negara ini. Sebaliknya, pesta demokrasi lima tahunan itu menjadi pemicu bagi seluruh jajaran…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Pemilu Serentak Lebih Efisien

     Pelaksanaan pemilihan umum anggota legislatif serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI secara serentak…
  • sample9

    Masyarakat Harus Disuguhi Edukasi Pemilu

    Sekretaris Jenderal Pro Demokrasi (Prodem), Andrianto, menilai respons masyarakat terhadap tahapan pemilu sejatinya merupakan cermin sikap apatis publik terhadap pesta demokrasi.     "Sistem pemilu sangat boros dan high cost.…
  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…
  • sample9

    DKPP Dorong Penyelenggara Pemilu Taat Azas

    Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Pemilu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kemendagri, Cecep Agus Supriyatna, mengatakan, setidaknya ada tujuh indikator sebuah pemilu bisa dikatakan sukses.
  • sample9

    Sengketa Pemilu Harus Ditangani Lembaga Tersendiri

    Wakil Ketua DPD RI Laode Ida mendukung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk tidak lagi menangani sengketa pemilu kepala daerah. Tertangkap tangannya Ketua MK Akil Mochtar justru mempertegas di dalam MK…