Rabu, 20 Februari 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Peristiwa Ledakan di Pasuruan, Mendagri Minta Tingkatkan Deteksi Dini

  • Terjadi peristiwa ledakan di Pasuruan, Jawa Timur. Satu pelaku ledakan masih dikejar aparat kepolisian. Menurut keterangan Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin, pemilik bom bernama  Anwardi bekas napi teroris yang sempat ditahan di Lapas Cipinang, dan bebas pada tahun 2015 lalu. Menyikapi itu, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar mengatakan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah menginstruksikan jajaran aparatur pemerintahan di daerah, khususnya Kesbangpol untuk meningkatkan deteksi dini. 

    " Pak Menteri menaruh perhatian terhadap peristiwa ledakan yang diduga adalah bom low eksplosif. Pak Menteri (Mendagri) meminta jajaran aparatur khususnya Kesbangpol di daerah meningkatkan kewaspadaan dengan meningkatkan upaya deteksi dini," kata Bahtiar di Jakarta, Kamis (5/7).

    Menurut Bahtiar, ancaman terorisme bukan lagi bahaya laten. Tapi sudah jadi ancaman nyata yang membahayakan keutuhan NKRI. Karena itu dalam setiap kesempatan, Mendagri selalu mengingatkan pentingnya sistem keamanan lingkungan atau Siskamling. Karena dengan siskamling, warga ikut bertanggung jawab terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing. Sehingga ketika ada hal-hal yang mencurigakan bisa segera di deteksi. 

    " Karena tanggung jawab keamanan dan ketertiban itu tak hanya tanggung jawab aparat polisi dan TNI. Tapi mari ini juga tanggung jawab kita bersama. Tanggung jawab semua elemen masyarakat," katanya. 

    Mendagri juga kata Bahtiar, menghimbau agar masyarakat tetap tenang. Aparat kepolisian tentunya akan bekerja keras mengungkap kasus tersebut. Kepada tokoh masyarakat dan agama, Mendagri juga mengharapkan perannya memberi pemahaman tentang ajaran agama yang benar. " Mari kita dukung  kerja aparat kepolisian dan TNI dengan cara ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing," ujarnya. 


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…