Jumat, 22 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri: Tidak Ada Poros-porosan, yang Ada Poros Indonesia

  • Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengajak para elit politik termasuk juga pada  pemimpin di lembaga pemerintahan memberiman pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Terutama dalam masa kontestasi politik seperti Pilkada, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Ikuti aturan penyelenggara pemilu. Dan perlihatkan cara-cara berpolitik yang dewasa. 

    "Jangan masyarakat dihujani oleh berbagai propaganda yang sifatnya fitnah. Marilah adu program, adu konsep, adu gagasan," kata Tjahjo usai pelantikan Penjabat Gubernur Jawa Barat, di Bandung, Senin (18/6).

    Tidak perlu kata dia, ada poros-porosan. Yang ada hanya poros Indonesia. Tidak usah kemudian ada pengkotak-kotakan, ini poros A, dan itu poros B. Semua elemen bangsa  adalah poros Indonesia.

    " Ini dalam poros indonesia. Jangan membangun poros A, poros B, poros C," katanya.

    Justru sekarang yang paling penting, kata Tjahjo mendorong masyarakat untuk menghargai pilihan politik masing-masing. Tidak kemudian membawa masyarakat untuk saling berhadap-hadapan. Berbeda pilihan politik, bukan kemudian saling bermusuhan. Tapi justru itu indahnya demokrasi. Hargai pilihan masing-masing orang. Dan biarkan masyarakat memilih sesuai hati nuraninya.

    "  Semua sama, soal pilihan, saya sama anda bisa sama, saya sama anda bisa beda. Harus dihormati, inikan pilihannya nanti di TPS. Kalau mau bersuara ya nanti di kampanye Pileg,  Pilpres,  boleh kita teriak-teriak untuk menyampanyaikan aspirasi pilihan kita. Jangan memecah-belah.

    Tjahjo juga enggan menanggapi soal hebohnya poros-porosan politik. Ia meminta lebih baik itu ditanyakan kepada yang bicara poros-porosan. Baginya, yang ada hanya poros Indonesia. Ia lebih baik memilih bekerja sebaik mungkin. Daripada banyak umbar bicara, sesuai titah dari Presiden Jokowi, perbanyak kerja, kurangi bicara. 

    " Jangan tanya saya tanya yang suka bicara. Kalau Pak Jokowi, saya anak buahnya Pak Jokowi, ya saya poros kerja, yang terbaik sesuai aturan hukum yang ada," kata dia.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…