Jumat, 22 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Simpoldagri Bisa Jadi Mata dan Telinga Mendagri Pantau Dinamika di Daerah

  • Direktorat Politik Dalam Negeri di Direktorat  Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri pada hari Selasa (22/5), menggelar acara forum dialog publik dalam rangka analisis dan evaluasi situasi politik dalam negeri, di Jayapura, Papua. Dalam diskusi tersebut, Bangun Sitohang Kasubdit Implementasi Kebijakan Politik Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri (Ditjen Polpum) Bangun Sitohang sempat mengungkapkan tentang Sistem Informasi Politik Dalam Negeri (Simpoldagri). Kata Bangun, pihaknya kini tengah menyempurnakan  Simpoldagri

    "Simpoldagri ini nantinya salah satu isinya adalah berisi tentang informasi partai politik. Dan informasi penting lainnya adalah tentang dinamika yang terjadi di berbagai daerah," kata Bangun di Jayapura, kemarin.

    Ia pun mencontohkan, misalnya jika di sebuah daerah itu terjadi kebakaran atau ada bentrok. Nanti dari Kesbangpol akan laporkan itu, lengkap dengan analisanya.

    "Nah Pak menteri (Mendagri) bisa dimana saja pantau itu. Dan jika perlu ada direksi ke kepala daerah bisa langsung perintahkan. Sebab ada fitur kirim pesan semacam WhatsApp yang akan tersambung ke seluruh Kesbangpol daerah," ujarnya.

    Kelebihan lainnya, kata dia, Simpoldagri akan menginformasikan setiap gelagat dan dinamika yang terjadi di seluruh daerah. Bahkan, diproyeksikan kejadian yang mencurigakan di setiap kelurahan akan terpantau. Selalu bakal di update. " Mudah-mudahan nanti full tercover. Sekarang untuk provinsi hampir semuanya. Untuk kabupaten mungkin sudah sekitar 60 persen lebih, kalau sudah semuanya, banyak data yang akan dimuat," katanya.

    Menurut Bangun, Simpoldagri ini juga adalah salah satu sistem untuk menguatkan deteksi dini. Sehingga setiap indikasi yang mencurigakan di daerah bisa cepat dilaporkan ke pusat. Dengan begitu akan cepat pula penanganan dan antisipasinya. " Sistem ini bisa diakses via handphone, jadi bisa digunakan dimana saja dan kapan saja," ujarnya.

    Lewat Simpoldagri ini nantinya lanjut Bangun,  dinamika yang terjadi di seluruh daerah di Indonesia bisa dipantau. Sehingga, diharapkan ada kebijakan cepat ketika diperlukan.

    Simpoldagri juga memuat informasi yang terkait dengan data kepala daerah. Informasi kepala daerah ini lengkap, berisi masa akhir jabatan, sampai dengan dukungan partai.

    "Jadi kita bisa tahu, peta dukungan politik masing -masing kepala daerah, apakah hijau atau, biru merah," katanya.

    Selain itu  juga lanjut Bangun sistem untuk meng-counter hoax, sehingga  informasi tentang politik dalam negeri rujukannya adalah informasi dari Simpoldagri.  Selain itu pula Simpoldagri adalah cara Kemendagri mengantisipasi era digital. " Ya bisa dikatakan ini cara kami di zaman now," kata Bangun.


    Files Download :

Related Posts