Jumat, 22 Februari 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Ingatkan Soal Deteksi Dini Jaga Stabilitas Daerah

  • Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) diharapkan turut membantu deteksi dini serta mengantisipasi aksi terorisme. Melalui deteksi dini, situasi daerah akan senantiasa kondusif.

    “Dukung kepolisian, dukung TNI. Fungsikan badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik, Red) di daerah dengan baik. Koordinasi dengan pemuka agama, tokoh masyarakat, dan tokoh-tokoh adat. Deteksi dini untuk menjaga stabilitas daerah,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pada acara Konsolidasi Penyiapan RPJMD 2019-2023 Hasil Pilkada Serentak 2018 di Jakarta, Rabu (16/5).

    Badan Kesbangpol, menurutnya, sudah sepatutnya berkoordinasi dengan aparat keamanan. Pengawasan terhadap kemungkinan pola pikir warga yang radikal dinilai sangat penting. Dikatakan pula, terdapat beberapa daerah yang rawan penyebaran paham radikal.

    “Mohon hati-hati. Area-area pinggiran, mulai dari Tangerang, Tangerang Selatan, Depok, masuk ke Bogor, Cirebon, Banyumas, masuk ke Solo, merembet ke Malang, Surabaya, NTB, masuk ke Sulawesi sampai ke Poso. Ini daerah-daerah radikalisme, terorisme,” ungkapnya.

    Dia menegaskan, penanganan terorisme tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi keamanan. Dukungan seluruh pihak sangat diperlukan. “Bukan hanya tanggung jawab TNI dan polisi. Ini melibatkan kita semua. Kita harus berani bersikap, siapa lawan dan siapa kawan pada perorangan, kelompok, dan golongan yang mereka ingin mengacaukan negara kita dengan teror bom dan sebagainya,” kata Tjahjo.

    Menurut Mendagri, sistem keamanan lingkungan (siskamling) tingkat RT/RW memang telah berjalan. Namun, lanjutnya, siskamling perlu lebih dioptimalkan. “Mekanisme siskamling, wajib lapor kalau ada tamu yang datang. Siapa pun yang bukan warga RT itu harus lapor,” katanya.

    Ditambahkan, komunikasi antara tokoh agama dan masyarakat paling bawah juga sepatutnya ditingkatkan. “Mari saling bergaul, saling kunjung mengunjungi, sehingga tahu jika ada permasalahan sesama warga tetangga,” katanya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…