Jumat, 25 Mei 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Tingkatkan Kewaspadaan, Ditjen Polpum Gelar Pertemuan dengan Kesbangpol Se Jatim

  • Guna terus memonitor perkembangan situasi terakhir paska teror bom terhadap 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur Kemendagri melalui Direktorat Kewaspadaan Nasional melakukan Rapat Koordinasi dengan Kesbangpol se Jawa Timur.

    “Kami prihatin dengan teror bom di Surabaya dan hingga kini kami terus tetap waspada. Hari ini kami mengadakan pertemuan dengan para Kepala Kesbangpol Se-Jawa Timur guna meningkatkan kewaspadaan di Surabaya,” ujar Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri Dr. Akbar Ali, M. Si ketika menggelar pertemuan di Situation Room Ruang Rapat di Lantai 4 Ditjen Kesbangpol Gedung F Kemendagri, Senin, (14/5/2018).

    Dari pertemuan itu, Akbar menyampaikan beberapa hal penting menyikapi bahaya terorisme dan aksi kekerasan lainnya,  konflik sosial serta menjaga ketentraman dan ketertiban dengan melaksanakan deteksi dini sbb:

    Pertama, mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling).

    Kedua, memantau perkembangan penduduk melalui RT/RW untuk yg datang dan pergi melalui pengaktifan wajib lapor untuk tamu 1 x 24 jam.

    Ketiga, melakukan deteksi ini melalui pemberdayaan forum-forum masyarakat (FKDM, FKUB, FPK dan FKPT) maupun ormas lainnya dan partai politik dlm menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan.

    Keempat, meminta dunia usaha untuk membantu mencegah kegiatan yang mengarah kepada tindakan terorisme di lingkungan usaha masing-masing melalui peningkatan tindakan pengamanan di pusat-pusat perbelanjaan dan perhotelan.

    Kelima, bekerjasama dengan dinas pariwisata untuk meningkatkan kewaspadaan dan menumbukan kepercayaan di dunia pariwisata kepada wisatawan agar tidak terpengaruh terhadap kejadian peledakan bom.

    Keenam, melaporkan isu-isu krusial yang terjadi di wilayah Jawa Timur kepada Ditjen Polpum melalui Puskomin Kemendagri.

    Ketujuh, secara resmi besok surat dari Mendagri kepada Gubernur seluruh Indonesia  agar meningkatkan kewaspadaan mengingat akan dilaksanakan hajat besar di tahun 2018 dan tahun 2019 yaitu Asian Games, Pilkada, Pileg dan Pilpres.

    Akbar menambahkan, terkait dengan melawan tidakan teorisme agar masyarakat tidak takut dan melaporkan kalau ada hal-hal dari warga yang mencurigakan.


    Files Download :

Related Posts