Jumat, 25 Mei 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Pilihlah Pemimpin Yang Paling Baik, Setelah Itu Rukun Kembali

  • Menghadapi Pilkada Serentak tahun 2018 dan Pemilu Serentak Nasional tahun 2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada masyarakat agar memilih pemimpin yang dianggap paling baik. Setelah itu, rukun kembali sebagai saudara sebangsa dan setanah air.

    Pesan itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan pada Harlah ke 93 Yayasan Al Khairiyah dan Silaturahim Seribu Ulama Banten, di Pondok Pesantren Al Khairiyah, Citangkil, Cilegon, Banten, Jumat (11/5/2018).

    Menurut Jokowi, berbeda pilihan silahkan karena ini adalah pesta demokrasi. Tetapi, jangan sampai karena berbeda pilihan bupati, wali kota, gubernur, presiden, sesama saudara sebangsa menjadi retak atau tidak saling menyapa antartetangga, kampung, dan teman.

    “Rugi besar dan biaya sosialnya terlalu besar, hanya urusan Pilkada setiap 5 tahun,” kata Jokowi.

    Terkadang, kata Jokowi, kita lupa kalau kita ini saudara sebangsa dan setanah air. Mestinya, kita perkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah insaniyah, ukhuwah basyariyah, dan dijaga bersama-sama.

    Saat ini di media sosial, lanjut Jokowi, yang terjadi saling mencela, mengejek, menjelekkan, mencemooh, curiga, ujaran kebencian, ujaran kedengkian. Mestinya yang dikembangkan khusnul tafahum, berpikir dengan penuh kecintaan, kepositifan, berprasangka yang baik.

    “Itu namanya suhul tafahum, mestinya yang kita kembangkan adalah khusnul tafahum. Jangan suhul tafahum, gampang curiga, benci, dengki, kurang pengertian, berpikiran jelek,” tutur Jokowi seperti dilansir setkab.go.id.

    Jokowi pun mengingatkan apa yang pernah disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma’ruf Amin, bahwa kita ini dilihat oleh negara lain sangat baik, ingin dijadikan contoh, role model.

    “Berbeda-beda suku, agama, bahasa daerah, tetapi tetap rukun dan bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Jokowi Ditantang Berani Tiru Bung Karno

    Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK telah melewati 100 hari masa kerja. Beberapa menteri dinilai berkinerja buruk selama tiga bulan menjabat dan mulai muncul desakan Jokowi segera mencopot menteri tersebut.   Politikus…
  • sample9

    Perombakan Kabinet Kerja Jokowi Jadi Suatu Kebutuhan

    Pengamat dari Populi Center, Nico Harjanto, memprediksi Presiden Joko Widodo akan melakukan perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, reshuffle adalah suatu kebutuhan untuk menciptakan pemerintahan yang…
  • sample9

    Kepercayaan Publik Terhadap Jokowi Masih Tinggi

    Pengamat dari Populi Center, Nico Harjanto, menyebut kepercayaan masyarakat kepada Presiden Joko Widodo masih cukup tinggi. Menurutnya, 70 persen masyarakat memberikan nilai 6-10 terhadap…