Selasa, 26 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Berharap Kontestasi Politik Lebih Mendidik Masyarakat

  • Di sela-sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sempat dimintai tanggapannya tentang insiden intimidasi di acara Car Free Day yang diduga dilakukan sekelompok orang yang sedang mengkampanyekan #2019GantiPresiden. Menteri Tjahjo menyayangkan kejadian tersebut. Harusnya proses politik yang berjalan, lebih mendidik masyarakat. Bukan kemudian memancing reaksi dari kelompok masyarakat. Itu sama saja, sedang menyemai bibit konflik.

    "Marilah memberikan proses pendidikan politik kepada masyarakat yang dewasa. Pilihan Pilpres pada tahap mekanisme kampanye dan hari H pilihan. Jangan dibangun pada sebuah proses yang tidak mendidik apalagi dibangun pada sebuah proses yang memancing kekerasan," kata Tjahjo, di Jakarta, Senin (30/4).

    Tapi Tjahjo yakin masyarakat sekarang sudah cerdas dan dewasa. Tidak mudah terpancing. Apalagi terprovokasi. Namun tetap saja, ia menyayangkan terjadinya peristiwa intimidasi. Terlebih lagi proses pemilihan presiden (Pilpres) masih lama. Harusnya sekarang yang dibangun adalah bagaimana caranya saling menghormati pilihan politik masing -masing. Bukan justru melakukan intimidasi kepada mereka yang berbeda pilihan.

    "Saya kira masyarakat harusnya arif dan cukup dewasa. Soal orang suka dan tidak suka atau punya pilihan nanti silahkan, ini kan masih lama tahap kampanyenya saja belum, tahap pengumuman calon belum," kata Tjahjo.

    Tjahjo juga yakin, Badan Pengawas Pemilu bisa mengantisipasi itu. Ia minta diantara semua elemen masyarakat tetap saling menghormati. Walau misalnya berbeda pilihan politik.

    "Kami kalau di Kemendagri lewat Kesbangpol terus menyampaikan sosialisasi supaya jangan terpancing bahwa ada tahap-tahap proses untuk kampanye, ada tahap proses untuk melakukan pendidikan politik yang baik," katanya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…