Kamis, 21 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Ini Pesan Mendagri ke Staf yang Masuki Purna Tugas

  • Para staf Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memasuki purna tugas pada Mei mendatang harus terus mengabdikan diri pada masyarakat.

    Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Hadi Prabowo saat menyerahkan SK Purna Tugas pada pegawai di lingkungan Kemendagri.

    “Kami mewakili Bapak Mendagri mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian dan atas pelaksanaan tugas yang pasti lebih dari 30 tahun bapak telah mendarmabaktikan baik pikiran, tenaga, maupun segalanya pada kemajuan institusi Kemendagri,” kata Hadi dalam acara penyerahan SK Purna Bakti di Gedung Kemendagri, Jakarta, Senin (23/4/2018).

    Sejumlah staf yang memasuki masa purna bakti (pensiun) berasal dari sejumlah komponen di lingkungan Kemendagri. Diantaranya, berasal dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum), Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Ditjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes), dan Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendagri.

    Hadi mengatakan, batas usia pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) seperti tertera pada aturan perundangan yaitu 58 tahun bagi pejabat administrasi, pejabat fungsional ahli muda, pejabat fungsional ahli pertama, dan pejabat fungsional keterampilan. Sementara, untuk pimpinan tinggi dan pejabat fungsional madya ditetapkan 60 tahun.

    “Purna tugas ini sudah pasti dan sejak kita masuk menjadi ASN kita paham kapan masa bakti akan berakhir. Adapun kalau ada perubahan ketentuan aturan, itu merupakan anugerah, yang seharusnya usia pensiun 56 tahun menjadi 58 tahun. Bahkan, ada yang diberikan amanah menjabat sampai umur 60 tahun,” kata Hadi.

    Ia berharap, para staf di lingkungan Kemendagri yang bakal pensiun sebulan mendatang tak putus hubungan dengan institusi.

    “Mewakili institusi kami mohon maaf lahir dan batin dan semoga tali silaturahmi tidak putus sampai di sini. Kita tetap berjabat erat,” ujar Hadi.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…