Senin, 24 September 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Jelang Pilkada Serentak, Menag Minta FKUB Jaga Politisasi Rumah Ibadah

  • Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin meminta agar para pemuka agama dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan masyarakat untuk menjaga rumah ibadah dari ceramah yang berabau politik.

    “Rumah ibadah harus dijauhkan dari kampanye dukung A dan tolak B,: ujar Lukman usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi dan Kabupaten/Kota di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (18/4/2018) dihadiri 1200 peserta dari seluruh Indonesia.

    Kementrian Agama menghimbau agar ulama dan masyarakat untuk tidak ceramah mengenai politik di rumah ibadah.  Bahkan sudah ada sura edaran yagg berisi 9 imbauan agar negtralitas rumah ibadah dipertahankan agar masyarakat tidak terbelah dari kampanye.

    Kepada 1200 peserta Rakornas,  Lukman meminta FKUB untuk membantu pemerintah agar jangan  sampai rumah ibadah itu digunakan sebagai tempat yang justru menggunakan agama untuk membuat polarisasi di tengah masyarakat hanya karena aspirasi politik yang berbeda.

    Pada 2017 lalu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengeluarkan 9 seruan ceramah di rumah ibadah. Seruan itu di antaranya penceramah harus memiliki pemahaman agama dan pengetahuan memadai. Meski dikeluarkan pada tahun lalu, Lukman yakin seruan tersebut berhasil dijalankan. “Secara umum kami merasa bersyukur ini berhasil, tapi kami tidak bisa menutup mata, ada beberapa rumah ibadah yang digunakan (dengan tujuan) yang tidak kita hendaki,” kata Menteri Lukman.


    Files Download :

Related Posts