Senin, 23 April 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Lima Hal yang Harus Dicermati Kepala Daerah Terpilih

  • Dalam pidatonya di acara Pembekalan Anti Korupsi dan Deklarasi LHKPN di Surabaya yang dihadiri seluruh pasangan calon kepala daerah yang bertarung di Pilkada Jawa Timur, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kembali menekankan tentang pentingnya memahami area rawan korupsi. Kata Tjahjo, ada lima hal yang harus dicermati kepala daerah terpilih. 

    "Harus hati-hati nanti kalau jadi kepala daerah. Ada lima hal yang harus  dicermati," kata Tjahjo di Surabaya, Kamis (12/4). 

    Hal pertama yang harus dicermati kata dia, terkait perencanaan anggaran. Perencanaan anggaran sendiri melibatkan DPRD  dan tentunya pihak  pemerintah daerah sebagai representasi eksekutif. Perencanaan anggaran termasuk area rawan korupsi. Intinya, jangan sampai ada kongkalingkong dalam perencanaan anggaran. 

    "Saya kemarin memanggil seorang gubernur, udahlah jangan denger DPRD, kalau DPRD ingin aspirasinya per orang 20 miliar.  Pergubnya saja selesai. Dan bupati walikota juga sama. Jangan kongkalikong. Kayak Jambi kena karena kongkalikong, " katanya.

    Hal kedua yang mesti dicermati kata Tjahjo terkait dengan dana hibah dan bansos. Ini rawan penyelewengan. Karena itu ia minta kepala daerah hati-hati. Jangan sampai menyelewengkan dana hibah dan bansos. Apalagi untuk kepentingan politik. Hal ketiga yang juga  harus dicermati, adalah masalah retribusi dan pajak. 

    "Ini juga harus diperhatikan. Jangan sampai ada penyelewengan sebab semenjak ada KPK, sudah  358  pejabat yang kena," katanya. 

    Dan yang keempat, terkait belanja dan jasa. Serta hal lain yang harus diperhatikan kepala daerah untuk hati-hati dan dihindari adalah, masalah jual beli jabatan. 

    "Ini harus hati-hati, saya ga menilai diri saya. Nah, kepala daerah yang tertangkap KPK karena OTT semua ujungnya pada perencanaan anggaran, Yang kedua belanja barang dan jasa. Terapkan e-planning dan e-budgeting, jangan takut tiru daerah lain. Ini harus transparan untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat," kata Tjahjo.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…