Sabtu, 23 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Pengamat: Pemilih Muda Jadi Penentu di Pilpres

  • Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Bunda Mulia, Silvanus Alvin, melihat, hasil Pemilihran Presiden (Pilpres) 2019 akan ditentukan oleh para pemilih pemula. Dari penelusuran data yang dilakukan, pemilih pemula atau mereka dengan usia 17 sampai 24 tahun memiliki persentase hingga 40 persen dari total pemilih 196 juta atau sekitar 70 juta orang.

    Angka tersebut termasuk signifikan, sehingga bagaimana para kandidat calon presiden dan calon wakil presiden mengambil hati pemilih pemula dapat menentukan keberhasilan mereka.

    "Bisa dikatakan, nasib Indonesia berada di tangan muda-mudi bangsa. Jadi, menarik untuk memerhatikan strategi komunikasi politik para kandidat Pilpres 2019," tuturnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (10/4).

    Alvin menganalisa, pendekatan ke generasi muda sudah dilakukan oleh Jokowi yang sudah mulai menarik perhatian dan hati dari para pemilih muda. Ia berupaya masuk dengan cara mengikuti apa saja yang tengah tren di kalangan muda. Termasuk di antaranya ketika film Dilan sedang viral, Jokowi menonton bersama putrinya.

    Terbaru, Alvin menambahkan, Jokowi kembali viral mengendarai motor Royal Enfield Bullet 350 cc bergaya chopper dengan jaket denim yang menarik. "Sepengetahuan saya, belum ada kandidat yang mencoba down to teenagers (berusaha masuk ke ranah anak muda) seperti Jokowi," ucap lulusan master University of Leicester itu.

    Alvin mengamati, ada sebuah strategi untuk membingkai Jokowi ini sebagai politisi dan di saat bersamaan juga sebagai selebriti. Istilah celebrity politician ini sudah pada diri Jokowi.

    Ia juga paham betul gimmick-gimmick yang memiliki makna bagi kaum muda dan menarik untuk dikonsumsi di sosial media. Alvin menjelaskan, langkah Jokowi itu one-step ahead dibandingkan rivalnya termasuk Prabowo Subianto yang santer terdengar akan maju ke Pilpres 2019.

    "Ia belum ada strategi komunikasi politik khusus untuk Pilpres mendatang. Gayanya masih sama, yakni menampilkan sisi maskulintas pemimpin berwibawa, tegas, serta berani," ucapnya.

    Apabila head to head dengan gaya komunikasi politik demikian, Alvin memprediksi Prabowo kecil peluangnya untuk menang melawan Jokowi. Menurutnya, anak zaman sekarang tidak akan tertarik dengan gaya komunikasi kuno seperti itu, sehingga perlu adanya perubahan strategi komunikasi.


    Files Download :

Related Posts

  • UU Pilkada Bakal Direvisi Lagi

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) paling lambat terealisasi Agustus mendatang. Karena itu pemerintah bersama DPR hingga kini masih terus berupaya merampungkan hal-hal…
  • sample9

    Revisi UU Pilkada Harus Tuntas Agustus 2016

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta anak buahnya pada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) melibatkan pihak ketiga dalam penyusunan draf revisi Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota…
  • sample9

    Menteri dan Kepala Daerah Dilarang Cuti Kampanye Pilkada

    Seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) baik pusat dan daerah diminta tidak melakukan kampanye saat pelaksanaan Pilkada serentak. Permintaan itu dituangkan dalam Surat Edaran MenPAN-RB No. 3236/M.PANRB/07/2015…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…
  • sample9

    Mendorong Afirmasi Perempuan di Pencalonan Pilkada

    Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mendorong afirmasi perempuan di pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Sebab, dalam UU Nomor 8 Tahun 2015 Pilkada tentang Pilkada tak…
  • sample9

    Pembiayaan Pilkada Menjadi Pertimbangan Pemerintah

    Pemerintah berkeinginan pelaksanaan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota secara serentak tetap dilaksanakan pada 2015. Masalah penganggaran menjadi salah satu pertimbangan pemerintah sehingga menginginkan pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap di…
  • sample9

    RUU PIlkada Akan Atur Larangan Politik Dinasti

    Anggota Komisi II DPR RI Malik Haramain mengatakan semua fraksi telah menyetujui larangan penerapan politik dinasti dalam Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah."Meski RUU-nya belum diputus, tapi semua fraksi hingga Minggu…