Senin, 22 Oktober 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Kesbangpol Provinsi Sulteng Apresiasi Kemendagri Terkait Program Pendidikan Perempuan

  • Badan Kesbangpol Prov. Sulteng memberikan apresiasi atas perhatian Kementrian Dalam Negeri melalui Direktur Politik Dalam Negeri menggelar kegiatan Pendidikan  Politik Perempuan Pada Hotel Swiss Bell Kota Palu, Provinsi Sulteng, Senin (26/3/2018).

    “Kegiatan ini sangat bagus untuk meningkatkan pendidikan politik perempuan dan dapat menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang hak-hak politiknya,: ujar Kepala Badan Kesbangpol Prov. Sulteng. Dr. Dr. Fahrudin, M.Si.

    Kegiatan bertemakan “Sukses Agenda Demokrasi Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Serentak
    Tahun 2019” ini menghadirkan narasumber  utama yaitu Direktur Politik Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri  Dr. Drs. Bahtiar, M.Si dan Kepala Badan Kesbangpol Prov. Sulteng, Dr. Fahrudin, M.Si.

    Menurut Fahrudin, memasuki Tahun Politik saat ini, yaitu menjelang Pilkada serentak Tahun 2018 di Prov. Sulteng serta pemilu 2019 akan banyak dinamika politik yang terjadi baik di daerah hingga di tingkat nasional. Fenomena-fenomena politik akan terus mewarnai situasi daerah maupun nasional dalam 2 tahun ke depan akan mempengaruhi bahkan dapat membuat gesekan-gesekan  di masyarakat.

    Dia mengatakan potensi-potensi permasalahan sebab akibat adanya fenomena politik dapat muncul kapan saja dan jika tidak dikelola dengan baik dapat mengakibatkan permasalahan dalam masyarakat itu sendiri. Maka dalam menyikapi perkembangan situasi politik ke depan masyarakat harus dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik melalui pendidikan politik sehingga masyarakat dapat mengetahui hak dan kewajibannya dalam berdemokrasi.

    Dalam kehidupan berdemokrasi setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yg sama dalam berpolitik, untuk itu kegiatan saat ini merupakan momentum yang sangat strategis terutama dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas representasi keterwakilan perempuan maupun kaum marjinal dalam politik untuk menumbuhkembangkan kedewasaan dan kesadaran akan hak dan kewajiban kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tambah Fahrudin.

    Sementara itu, Cahyo Ariawan, SH, MM selaku Kasubdit Pendidikan Etika dan Budaya Politik Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum mengatakan dalam laporannya bahwa kegiatan pendidikan politik bagi perempuan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan partisipasi politik perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara guna mewujudkan tatanan masyarakat madani yg demokratis dan berkeadilan.

    “Pelaksanaan kegiatan Dikpol bagi perempuan ini juga implementasi bentuk kerjasama Direktorat Politik Dalam Negeri dengan Badan Kesbangpol Prov. Sulteng serta Kaukus perempuan politik Indonesia (KPPI),”  imbuh Cahyo.


    Files Download :

Related Posts