Kamis, 21 Juni 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Kemendagri Berharap Aplikasi Simpoldagri sebagai Alat Kontrol Berita Hoaks

  • Direktorat Politik Dalam Negeri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Informasi Politik Dalam Negeri (Simpoldagri) kepada jajaran kesbangpol provinsi, kabupaten, kota dari Prov Sulteng, Sultra, Sulbar dan Gorontalo. Bimtek yang diadakan di Hotel Swissbell Silae Palu Prov. Sulteng pada Senin (12/3/2018) ini diikuti 100 orang.

    Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan, Budi Prasetyo, SH, MM, dalam pengarahannya menyampaikan bahwa informasi yang ada pada Aplikasi Simpoldagri ini hendaknya dilaporkan secara cepat dan berkesinambungan, mengingat Tahun 2018 adalah tahun politik karena ada Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Serentak Tahun 2019.

    “Aplikasi ini diharapkan sebagai alat kontrol berita hoaks agar masyarakat tidak mudah dipengaruhi informasi yang tidak benar. Pada sisi lain juga dengan input data dalam aplikasi simpolgagri ini masukan informasi terkini perihal dinamika politik memudahkan pemerintah mengambil langkah koordinasi untuk menjawab masalah di daerah yang perlu segera diambil kebijakan dalam rangka pembinaan dan pengawasan di provinsi maupun kabupaten/kota,” ujar Budi.

    Lebih lanjut, dia menyampaikan, aplikasi Simpoldadgri ini juga berguna selain untuk mengatasi racun demokrasi yaitu politik uang yang cenderung terjadi pada saat pesta demokrasi serta untuk menangkal isu politik yang membenturkan masalah SARA.

    Harapan terrakhir, katanya, agar jajaran Kesbangpol sebagai bagian Pemerintah Daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitasi kepada penyelenggara pemilu sesuai peraturan perundangan.

    Bimtek ini diperkaya oleh Narasumber terdiri atas Direktur Sindikasi Pemilu dan Demokrasi, August Mellaz, Kasubdit Implementasi Kebijakan Politik, Drs. Bangun Sitohang, MM, Sekretaris Badan Kesbangpol Prov. Sulteng, tim aplikasi Simpoldagri dari pusdatin kemendagri, Pirtondi Marurat.

    Materi yang disampaikan antara lain dari Bangun sitohang menyampaikan bahwa aplikasi simpoldagri dimaksudkan untuk memudahkan orang dalam mencari informasi tentang perkembangan dinamika dan situasi politik dalam negeri serta Jangka panjang dalam pengembangannya aplikasi ini nantinya sebagai sumber data bagi masyarakat terkait data perkembangan politik dan parpol.

    Materi dari August Mellaz yaitu menyampaikan bahwa UU no. 7 tahun 2017 ttg Pemilu harus dipahami jajaran pemerintah daerah agar dapat menjalankan perannya membantu penyelenggara pemilu, mengingat pada tahun politik ini agar masyarakat bisa berperan aktif dalam melaporkan dugaan politik uang kepada Bawaslu pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Khususnya mencapai target KPU untuk capaian persentase partisipasi pemilih pada pemilu 2019 sebesar 77.5%.

    Dari Sesban Prov. Sulteng menyampaikan materi terkait Aplikasi Simpoldagri sebagai sumber informasi data politik dalam negeri yang menangkal ujaran kebencian/Hoaks.

    Adapun materi dari Tim Teknis Pirtondi Marurat membimbing jajaran kesbangpol terkait pengisian data pada Simpoldagri, yaitu perkembangan data politik yaitu data parpol, data kepala daerah dan data situasi politik daerah yang perlu diinput oleh Kabupaten/kota terutama daerah yang belum aktif pada aplikasi simpoldagri.


    Files Download :

Related Posts