Rabu, 19 Desember 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Apresiasi Tim Satgas Polri Untuk Pilkada

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mendukung upaya Kepolisian RI (Polri) dalam memberantas penyebaran hoaks (berita bohong), ujaran kebencian, dan politisasi SARA (suku, agama, ras dan antar golongan) dalam Pilkada Serentak 2018 dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas). Bila praktik-praktik kotor dalam demokrasi itu dibiarkan maka sangat berbahaya bagi masyarakat dan bisa memecah belah persatuan.

    “Seperti yang sudah saya katakan, kita mengapresiasi dalam waktu yang tepat kepolisian mampu menangkap jaringan (penyebar hoaks dan ujaran kebencian). Mudah-mudahan bisa dikembangkan,” kata Tjahjo seusai menghadiri Rapat Kerja Teknis Bareskrim Polri Tahun 2018 yang berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

    Tjahjo berpesan setiap kontestan Pilkada maupun Pemilu dapat berkampanye dengan baik. Tidak menyebar ujaran kebencian, fitnah, apalagi SARA. Polri sendiri telah membentuk Satgas untuk memberantas hoaks yang beredar pada media sosial. 

    “Sekarang sudah diterapkan sama kepolisian. Kami dari pemerintah ikut apa yang sudah menjadi garis arahan Kapolri dan Kabareskrim, sampai di tingkat yang paling bawah,” kata mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) itu.

    Saat ini, lanjut Tjahjo, pemerintah tengah melakukan langkah-langkah untuk stabilitas politik di dalam negeri. Antara lain dengan melakukan deteksi dini dan pemetaan potensi, meningkatkan komunikasi dengan tokoh masyarakat, penguatan fungsi intelijen, dan melakukan pendidikan politik.

    Di tempat yang sama, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Pol. Ari Dono Sukmanto mengatakan, Polri saat ini juga membentuk tim Satgas Anti-Politik Uang (money politics). Nantinya, tim tersebut bakal bertugas dari pusat hingga daerah. Tim bakal memonitor wilayah yang sedang menggelar Pilkada.

    “Kita sudah bentuk satgas pusat termasuk sampai wilayah yang memonitor semua wilayah yang sedang melaksanakan Pilkada itu, ada satgas yang terus monitor. Kalau ada yang melakukan tindak pidana, kita akan tindak,” ujar Ari. 


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…