Kamis, 25 April 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Dirjen Polpum Berikan Pembekalan Kursus Kader Pimpinan (Suskapin) Resimen Mahasiswa Indonesia

  • Tantangan multi kompleks yang dihadapi bangsa Indonesia ke depan kian terasa berat di era globalisasi ini. Apalagi bagi kaum muda yang kini hidup di tengah meluasnya gaya hidup hedonisme, tawuran, narkoba hingga meluasnya paham radikalisme di kampus-kampus.

    “Nasionalisme kaum muda dan eksistensi Pancasila kian tergerus oleh arus globalisasi yang melanda kaum muda Indonesia,” ujar  Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Soedarmo pada saat memberikan pembekalan pada Kursus Kader Pimpinan (Suskapin) Resimen mahasiswa indonesia Angkatan XXXVI di Seskoal, Jakarta, Selasa (20/2-2018).

    Menurut Soedarmo,  Indonesia saat ini juga mengalami penurunan nasionalisme. Hal ini ditunjukkan dari hasil survei Litbang Kompas medio bulan Agustus tahun 2016 sebesar 49,9% masyarakat merasakan adanya pelemahan rasa nasionalisme dalam diri bangsa Indonesia.

    Kaum muda, kata Soedarmo harus terpanggil untuk bangkit dan membela negara. Syaratnya mereka harus mempunyai rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan. Pemuda sebagai garda terdepan dan penerus bangsa tidak bisa terkotak-kotak hanya karena pandangan politik yang berbeda.

    “Mari bersama bergandeng tangan membangun negara sesuai dengan tujuan konstitusi,” pinta mantan PLT Gubernur Aceh ini.

    Ditegaskannya, generasi muda penerus bangsa merupakan pemimpin bangsa di masa yang akan datang, oleh karena itu generasi muda untuk dapat mengisi kemerdekaan dengan berprestasi di semua bidang seperti pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Generasi muda, lanjutnya,  diminta agar bisa menjadi agen perubahan untuk mendorong kemajuan bangsa menghadapi kompetisi global. Kaum muda juga harus belajar untuk terus menumbuhkan rasa memiliki atas Bangsa Indonesia.

    “Jangan menyia-nyiakan pengorbanan para pejuang salah satunya dengan menunjukkan perilaku dan sikap kita yang berlandaskan karakter wawasan kebangsaan yang dilandasi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI,” harap Jenderal Bintang Dua ini.


    Files Download :

Related Posts