Selasa, 18 September 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Anggap Pilkada Serentak Menelan Lebih Banyak Dana

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak lebih banyak menelan dana dibandingkan dengan Pilkada yang waktunya disesuaikan di masing-masing daerah.

    “Pilkada serentak itu justru yang kami tangkap tidak efisien, (atau) semakin tinggi biayanya dibandingkan Pilkada satuan,” ujar Tjahjo seperti yang diinformasikan dalam cnnindonesia.com, Senin (22/1/2018).

    Data Kemendagri 2015, penyelenggaraan pesta demokrasi di 269 daerah menghabiskan anggaran mencapai Rp7 triliun lebih. Kemudian, di Pilkada 2017 yang hanya diikuti 101 daerah, pemerintah menggelontorkan dana mencapai Rp5,9 triliun.

    <iframe width="300" height="250" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" vspace="0" hspace="0" allowtransparency="true" scrolling="no" allowfullscreen="true" id="aswift_0" name="aswift_0" border-box; max-width: 100%; left: 0px; position: absolute; top: 0px; width: 300px; height: 250px;"></iframe>

    Sementara tahun ini, pemerintah berencana mengucurkan dana lebih dari Rp15 triliun untuk penyelenggaraan Pilkada di 171 daerah. Dana tersebut akan disalurkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di daerah.

    “Dengan pilkada serentak, harusnya (biaya) semakin kecil, tetapi nggak, malah semakin besar biayanya,” tambah Tjahjo.

    Honor penyelenggara

    Sebelumnya Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi mengungkapkan bahwa lebih dari separuh anggaran diperuntukkan bagi honor penyelenggara.

    “Jadi yang bisa kita efisiensi itu kegiatan, perjalanan dinas, APK (alat peraga kampanye) juga. Tapi, itu kan tergantung kemampuan masing-masing daerah,” jelasnya.

    Namun di sisi lain dengan adanya pesta demokrasi seperti Pilkada ini akan mendongkrak roda perekonomian daerah. Khususnya, industri kecil yang berperan sebagai produsen kelengkapan kampanye. Oleh karenanya, laju perekonomian biasanya bakal semakin pesat pada tahun penyelenggaran Pilkada.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…