Rabu, 20 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Sebut Radikalisme Muncul Akibat Lemahnya Pemahaman Tentang Pancasila

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengajak para generasi muda untuk menumbuhkan kecintaan pada NKRI dan bela negara. Ajakan ini disampaikan Mendagri saat menjadi keynote speaker di acara Seminar Nasional 'Bela Negara dan Kebangkitan Bangsa' dan Bedah Buku 'Negara Khilafah versus Negara Kesatuan RI' di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (31/10).

    Politisi PDIP ini mengatakan jika bela negara bukan hanya urusan TNI saja tetapi merupakan kewajiban setiap warga negara. Mahasiswa pun juga mesti ikut andil dalam upaya bela negara.

    Mendagri juga menuturkan bahwa lahirnya radikalisme dan terorisme yang belakangan ini ramai di Indonesia ini dikarenakan adanya pemahaman agama yang tidak benar. Kemudian hal ini masih ditambah dengan kurangnya dialog antar umat beragama. Selain itu ketidakadilan, kesenjangan sosial dan diskriminasi.

    "Akar masalah lainnya adalah residu kebebasan paska reformasi. Lemahnya pemahaman Pancasila dan pengaruh gerakan radikal di Timur Tengah juga memicu adanya radikalisme dan terorisme," papar Tjahjo.

    Untuk menangkal radikalisme, sambung Tjahjo, perlu banyak diskusi atau seminar terkait paham radikalisme. Dialog-dialog dan seminar yang digelar akan membuat masyarakat dan mahasiswa paham tentang radikalisme.

    Aksi pencegahan radikalisme dan terorisme dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti aktualisasi nilai-nilai Pancasila, bagi komunitas masyarakat berbasis keagamaan di pondok-pondok pesantren. 

    "Bentuk lainnya dapat dengan melakukan dialog kebangsaan dalam rangka kewaspadaan nasional terkait masuknya sindikat internasional ke Indonesia," ujarnya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…