Senin, 22 Oktober 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Beberkan Tiga Kunci Agar Penyelenggaraan Pilkada 2018 Sukses

  • Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo membeberkan kunci agar Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) bisa berjalan sukses. Apalagi, tahun depan ada 171 daerah yang akan menggelar Pilkada serentak 2018.

    Kunci tersebut juga berlaku untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

    "Tahun depan tahun politik, itu sudah mewakili 67 persen suara untuk pileg dan pilpres," kata Tjahjo saat hadir di acara Jambore Kebangsaan dan Wirausaha di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (25/10/2017).

    Kunci pertama yakni partisipasi politik masyarakat harus tinggi. Pada Pilkada mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan juga pemerintah menargetkan pastipasi politik di atas 78 persen.

    "Pilkada 2015 partipasi 70 persen, Pilkada 2017 partipasi 74 persen," ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

    Kedua, bebas dari praktek politik uang. Karenanya, ia mengimbau semua pihak turut mengawasi dan melawan praktek politik tersebut pada Pilkada, Pileg, Pilpres mendatang.

    "Kita harus bangun proses demokrasi pilih kepala daerah, pilih anggota DPRD, anggota DPR, DPD, presiden dan wakil presiden yang amanah dan memperjuangkan bangsa," ujar dia.

    "Juga yang bisa mempercepat pembangunan, kesejahteraan rakyat demi kemaslahatan masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai," tambah dia.

    Ketiga, bebas dari kampanye hitam, kampanye yang mengumbar kebencian atau suku, ras, agama dan antar golongan (SARA).

    "Kita hindari itu, kita dorong agar calon kepala daerah, calon anggota legislatif dan DPD, termasuk calon presiden dan wakil presiden harus adu konsep, adu gagasan, adu pemikiran untuk membangun bangsa kedepan yang semakin baik," kata dia.

    Menurut dia, tiga hal tersebut adalah kunci penyelenggaraan Pilkada, Pileg dan Pilpres lancar tanpa hambatan.

    "Ini tiga prasyarat utama demokrasi yang sudah dimulai pada bulan-bulan ini," ungkap dia.

    "Kami mempercayakan kepada Kepolisian, TNI, Kejaksaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, adat, perguruan tinggi dan elemen mahasiswa senantiasa menjaga suskesnya proses demokrasi yang sedang kita jalankan ini," tutup dia.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…