Kamis, 25 April 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Kemendagri Gaungkan Pentingnya Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula

  • Pendidikan politik memiliki peran penting sebagai bagian dalam memperkuat konsolidasi demokrasi Indonesia. Undang-Undang No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah
    memandatkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan menindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2010 untuk melakukan pendidikan politik.

    Atas dasar itu, Kemendagri menyelenggarakan kegiatan pendidikan etika dan budaya politik dengan tema 'Pendidikan Etika dan Budaya Politik Dalam Rangka Mendukung Agenda Demokrasi Pemilu Serentak 2019' di Kota Pontianak, Selasa (24/10).

    Pada kesempatan kegiatan tersebut Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Didi Sudiana dalam arahannya mengatakan bahwa pendidikan politik bagi pemilih pemula. Hal ini sangat penting diadakan karena pemilih pemula yang baru memasuki usia hak pilih tentunya belum memiliki jangkauan politik yang luas untuk menentukan ke mana suara mereka akan dijatuhkan.

    Pentingnya pendidikan politik pemula sebagai upaya membangun kesadaran berpolitik dan memberikan pengetahuan yang memadai sehingga mereka dapat berpikir secara rasional dalam pengambilan keputusan dan penggunaan hak politik secara sadar dan rasional. Terkait dengan hal tersebut Didi Sudiana mengatakan bahwa pada 2018 Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan pilkada serentak yaitu 1 Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dan 5 Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Calon Wali kota dan Wakil Wali kota.

    "Ini momentum penting bagi pemilih muda semua yang ada di sini untuk mengenal para calon pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas dan integritas sebagai tokoh tapi juga memiliki visi dan misi dalam memajukan pembangunan nasional," ujarnya.

    Salah satu nara sumber, Direktur Politik Dalam Negeri, Bahtiar menekankan beberapa hal bahwa pemilu sangat penting bagi pemula muda untuk mengajarkan kesanggupan diri untuk terjun ke dunia politik. Kesanggupan maksudnya, kemampuan diri untuk malakukan sesuatu yang didukung oleh kesediaan dan kemauan, sehingga pengajaran tersebut bersifat suka rela karena tanpa adanya unsur paksaan. 

    Pendidikan politik bagi pemilih pemula sebenarnya dimaksudkan untuk mewujudkan, setidak- tidaknya menyiapkan kader-kader yang dapat diandalkan untuk memenuhi harapan masyarakat luas. Dalam arti yang benar- benar memahami semangat yang terkandung dalam perjuangan sebagai kader bangsa. Sebagai warga negara kita harus sanggup mengabdikan diri untuk ikut serta dalam membangun Negara. 

    Sebagai pemula muda, peran serta dalam pembangunan dapat diwujudkan dengan upaya yang bermanfaat bagi kepentingan rakyat banyak. Pada kegiatan pendidikan politik yang diselenggarakan di Hotel 95 Kota Pontianak Kalimantan Barat dihadiri sekitar 150 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa dan siswa sekolah serta organisasi kepemudaan.

    Pada kesempatan lain Kepala Sub-Direktorat Pendidikan Etika dan Budaya Politik Kemendagri, Cahyo Ariawan dalam laporannya sebagai ketua penyelenggara menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyongsong agenda pemilu serentak 2019 serta pilkada serentak Tahun 2018.

    "Selain itu, agenda pendidikan politik ini diharapkan dapat meningkatan kesadaran politik masyarakat terutama bagi pemilih muda khususnya untuk berperan aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu serentak 2019," ujar Cahyo.


    Files Download :

Related Posts