Senin, 11 Desember 2017 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Presiden: Katakan Tidak pada Narkoba!

  • Presiden Joko Widodo, menyapa ribuan pelajar Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) DKI Jakarta, dalam perhelatan bertajuk "Bela Negara Tanpa Narkoba, Pornografi, dan Kekerasan Menuju Kejayaan Indonesia", di kawasan Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Jokowi mengatakan, para pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus berani mengatakan tidak pada narkoba.

    "Anak-anak harus hati-hati dengan namanya narkoba. Kita harus berani bilang apa? 'Tidak untuk Narkoba!'," ujarnya, disambut sorak-sorai para pelajar, Rabu (11/10).

    Dikatakannya, para pelajar harus berhati-hati terhadap orang yang tidak dikenal dan menawarkan sesuatu, semisal permen atau minuman.

    "Anak-anak harus langsung menolaknya. Hati-hati, apalagi sama orang yang tidak dikenal. Harus berani menolak, dan melaporkan kepada guru, melaporkan kepada satpam, melaporkan kepada orang tua. Anak-anak harus ingat itu," tambahnya.

    Ia pun mengingatkan, tugas anak-anak adalah belajar dan jangan lupa untuk beribadah serta berolahraga.

    "Setiap hari belajar berapa jam? 2 jam? Masa hanya 2 jam? Selain belajar, anak-anak juga harus rajin beribadah, rajin sembahyang. Supaya anak-anak sehat harus rajin olahraga setuju tidak?," katanya, disambut pernyataan setuju dari para pelajar.

    Jokowi kemudian, bertanya kepada para pelajar apa cita-cita mereka. "Siapa yang mau jadi dokter, ada yang ingin jadi Youtuber, ingin jadi vlogger, ingin jadi menteri, ingin jadi presiden. Tunjuk jari yang ingin jadi presiden," katanya.

    Jokowi kemudian meminta satu anak yang tunjuk jari untuk maju ke atas panggung. Siswa yang beruntung itu, bernama Rian, pelajar SMA Angkasa 2, Jakarta Pusat.

    Selanjutnya, presiden meminta Rian untuk menyebutkan jenis-jenis narkoba yang harus dihindari. Sejurus kemudian, Rian menjawab, "Ganja, sabu-sabu, heroin, dan kokain." Turun dari panggung, Rian pun meneteng sebuah sepeda sambil tersenyum.

    "Ya, ambil sepedanya itu," kata Jokowi.

    Jokowi mengingatkan, apa yang disampaikan Rian merupakan narkotika yang sangat berbahaya bagi manusia.

    "Ingat itu semua sangat berbahaya dan harus dihindari. Anak-anak harus mengerti mana yang bahaya, mana yang sangat berbahaya. Baik ganja, sabu-sabu, kokain, heroin semuanya berbahaya. Masa depan Indonesia ada di pundak anak-anak. Siapkan diri kalian untuk nantinya bisa memenangkan kompetisi global, kompetisi dengan anak-anak negara lain," jelas Jokowi.

    Ia menekankan, agar anak-anak pelajar menghindari tindak kekerasan atau bullying baik intimidasi fisik maupun emosional.

    "Ingat kekerasan dalam bentuk apapun akan memberikan pengaruh buruk terhadap rekan-rekan kita. Stop bullying, jangan sekali-sekali dilakukan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Kita tidak ingin nantinya muncul generasi yang tumbuh dengan kekerasan, generasi yang suka mengintimidasi, generasi yang berperilaku kasar. Kita ingin anak-anak semuanya memiliki karakter-karakter yang sopan, karakter yang santun, karakter yang beradab," lanjutnya.

    Jokowi menyampaikan, agar anak-anak harus saling menghargai satu sama lainnya, kendati berbeda suku dan agama. Pelajar Indonesia juga harus menjadi generasi yang kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan.

    "Anak-anak harus menjadi generasi yang kuat, generasi yang tangguh, yang akan membawa bangsa dan negara ini menjadi bangsa yang besar dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia," tandasnya.

    Selain membagi-bagikan sejumlah sepeda, Jokowi juga memberikan buku, termasuk berswafoto bersama para pelajar.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    SBY Siap Sambut Presiden Terpilih

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) siap menyambut presiden baru, yang terpilih pada pemilihan presiden (Pilpres), 9 Juli mendatang. Siapapun yang menang, baik Joko Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto, SBY akan…
  • sample9

    13 Instruksi Presiden Soal Pelaksanaan Pilpres 2014

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat.     "Pada kesempatan ini…
  • sample9

    Presiden Yang PRO dengan Rakyat

    Ketika kita melihat televisi, baliho, dan iklan dipinggir jalan, banyak yang berlomba menampakkan dirinya untuk mencalonkan sebagai seorang pemimpin Negara. Di Indonesia sendiri lebih mengenalnya dengan kata Presiden. Ya.. kata…
  • sample9

    Presiden yang Mampu Bekerjasama dengan Rakyatnya

    Apa jadinya ketika tidak ada seorang nahkoda di suatu kapal yang tengah dalam perjalanan dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Atau apa jadinya ketika tidak ada seorang pilot yang berada…
  • sample9

    Siap-siap Sambut Presiden Anyar

    SUSILO Bambang Yudhoyono tinggal sebentar lagi menjabat presiden. Jika tak ada aral melintang, rakyat Indonesia akan mempunyai…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Presiden SBY Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2013) pagi. Upacara dihadiri Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, Wakil Presiden…