Senin, 19 November 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Ditjen Polpum Kemendagri Gelar Pendidikan Politik di Kota Padang

  • Pendidikan politik memiliki peran penting sebagai bagian dalam memperkuat konsolidasi demokrasi Indonesia. Bagi perempuan dan marjinal, pendidikan politik menjadi agenda penting untuk medukung eksistensi perempuan dan marjinal dalam geliat politik di Indonesia.

    Undang-Undang (UU) No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah memandatkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melakukan pendidikan politik. Atas dasar itu, Kemendagri menyelenggarakan kegiatan pendidikan politik dengan tema ‘Pendidikan Politik Memperkuat Peran Perempuan dan Marjinal dalam Menyongsong Agenda Demokrasi Pemilu Serentak Tahun 2019’ di Kota Padang, Kamis (3/8/2017).  

    Dalam kegiatan tersebut, Direktur Politik Dalam Negeri (Poldagri) Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr. Drs. Bahtiar, M.Si mengatakan, penting untuk memastikan bahwa Gubernur, Bupati dan Wali Kota sebagai produk hasil pemilu memiliki kapasitas dan integritas, tidak hanya sebagai tokoh lokal, tetapi juga memiliki visi sebagai negarawan. Ini penting karena Indonesia memiliki 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Banyak kepentingan yang dikonsolidasi dan disinkronkan untuk menjadi kebijakan yang menyejahterakan rakyat.

    Pada 2018 nanti akan diselenggarakan Pilkada Serentak. “Ini momentum penting bagi kawan-kawan semua yang ada di sini untuk mengenal para calon pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas dan integritas sebagai tokoh, tapi juga memiliki visi negarawan,” kata Bahtiar.

    Perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang mengparesiasi kegiatan ini karena bermanfaat bagi elemen masyarakat, khusunya di Kota Padang dan Sumatera Barat (Sumbar) pada umumnya. Diharapkan peserta pada kegiatan ini mampu menjadi ‘agen demokrasi’ dengan menjadi penyebar informasi kepada masyarakat luas mengenai regulasi kepemiluan, tak terkecuali dalam rangka menyongsong Pemilu Serentak 2019.

    Kegiatan pemdidikan politik yang diselenggarakan di Hotel Basko Premier Padang ini dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus partai politik (parpol), organisasi kemasyarakatan (ormas),  dan tokoh masyarakat yang ada di Kota Padang.

    Terpisah, Kepala Sub-Direktorat Pendidikan Etika dan Budaya Politik Kemendagri, Cahyo Ariawan sebagai salah satu narasumber dari Kemendagri mengatakan bahwa  tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyongsong agenda Pemilu Serentak 2019. Selain itu, agenda pendidikan politik ini diharapkan dapat meningkatan kesadaran politik masyarakat, khususnya kaum perempuan dan marjinal sehingga bisa berperan aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019.


    Files Download :

Related Posts