Rabu, 20 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Minta PNS Anti Pancasila untuk Mundur

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) agar konsisten mengimplementasikan empat pilar kebangsaan. Keempat pilar tersebut yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

    “PNS harus punya konsistensi sikap yang seiring dengan negara. Harus terlibat aktif implemetasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Tjahjo di sela silaturahmi dengan civitas akademika Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Minggu (23/7).

    Dia menyatakan, PNS sepatutnya berani menentukan sikap siapa kawan siapa lawan terhadap siapa pun yang mencoba mengganti atau melawan ideologi negara. Dalam tataran normatif, menurutnya, para kepala daerah harus membangun basis ideologi pemerintahan dari pusat sampai daerah.

    “Harus menjaga jangan sampai ada paham-paham lain, ideologi lain yang ingin membenturkan dengan ideologi negara yang sudah final,” tegasnya.

    Apabila ada PNS yang melawan Pancasila, dengan tegas Tjahjo meminta agar PNS itu mengundurkan diri. “Silakan mengundurkan diri saja dari PNS,” ujar Tjahjo.

    Dalam sambutannya Rektor IPDN Ermay Suradinata mengungkapkan, terdapat 3.668 praja IPDN yang menghadiri silaturahmi dengan Mendagri. Pada kesempatan itu, Ermaya menekankan kepada praja terkait pentingnya persatuan dan kesatuan. “Pererat persatuan dan kesatuan bangsa, tanamkan ini ke seluruh praja” kata Ermaya.

    Sebelumnya, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Soedarmo mengajak mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kembali ke Pancasila. Imbayan tersebut secara khusus ditujukan kepada ASN atau PNS yang pernah terlibat dalam HTI.

    “Khususnya mungkin ASN atau PNS yang pernah bergabung dengan HTI kami harapkan kembali ke akidah semula,” kata Soedarmo.

    Diketahui, Kementerian Hukum dan HAM telah mencabut badan hukum HTI dengan menggunakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2/2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang 17/2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…