Senin, 18 Februari 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Tekankan Perlunya Etika Berkoalisi antara Parpol dan Pemerintah

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan partai politik (parpol) pendukung pemerintah atau parpol koalisi semestinya konsisten dalam mendukung upaya pemerintah secara umum, khususnya saat berdialog bersama DPR merampungkan sebuah regulasi.

    "Partai-partai yang mendukung pemerintah tentunya harus konsekuen dan konsisten untuk memperkuat sistem pemerintahan presidensil," ujarnya di Jakarta, Jumat (14/7).

    Semisalnya, Tjahjo mengatakan saat ini pemerintah ingin meningkatkan penguatan sistem demokrasi dan sistem presidensial, salah satunya dengan RUU Pemilu di mana skema ambang batas presiden 20 persen perolehan suara DPR dan 25 persen suara sah nasional.

    "Itu sudah berjalan dua kali pemilu. Hal itu sesuai Undang-Undamg Dasar dan telah diterima, disetujui, dan diikuti oleh partai politik peserta pemilu," kata dia.

    Menurut dia, etika politik berkoalisi semakin tak jelas karena kepentingan jangka pendek. Parpol-parpol dinilai mudah meninggalkan etika berkoalisi. Namanya berkoalisi, kata dia semua keputusan politik pemerintah bisa diperjuangkan bersama, bukann dibiarkan jalan sendiri di tengah jalan.

    “Inikah etika politik berkoalisi? Padahal seharusnya mengedepankan kepentingan pemerintah, kepentingan masyarakat, bangsa dan negara dalam membangun sistem yang konsisten. Tidak elok berkoalisi menikam dari belakang,” ujar dia.

    Namun, saat dikonfirmasi lebih jauh, Tjahjo membantah kalau pernyataan tersebut berkaitan dengan konteks RUU Pemilu. “Ini secara umum saja etika berkoalisi, terlalu kecil kalau hanya soal RUU Pemilu saja,” tutup dia.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9