Senin, 17 Desember 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Ini Tiga Penyebab Isu SARA Berkembang Menurut Presiden

  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan tiga penyebab dan alasan betapa mudahnya bangsa Indonesia saat ini dipengaruhi isu-isu berbau suku agama ras dan antargolongan (SARA).

    Dalam wawancara khusus dengan LKBN Antara di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (8/6), Presiden Jokowi mengungkapkan mudahnya isu SARA berkembang dalam beberapa waktu terakhir padahal Indonesia sudah 72 tahun merdeka, di sisi lain bangsa ini masih sibuk memperdebatkan kodrat kebinekaan bahkan soal ideologi Pancasila.

    "Yang pertama masalah pendidikan, ini penting. Yang kedua masalah ekonomi, income per kapita kita. Yang ketiga masalah politik. Campur aduk," kata Presiden.

    Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Staf Khusus Presiden Johan Budi dan Kepala Biro Pers Istana, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin.

    Menurut Kepala Negara, tiga hal itu yakni tingkat pendidikan, masalah ekonomi, dan pengaruh politik bercampur menjadi satu sehingga masyarakat mudah tersulut isu SARA.

    "Ya ini bercampur. Saya berikan contoh politik, ini harusnya, ini kan memang karena pilkada kan, ya pilpres, pilgub, pilwali kota, pilbupati karena itu," katanya.

    Setelah perhelatan politik itu, kata Presiden semestinya perdebatan usai tetapi faktanya masih terus berlangsung karena dipolitisasi.

    "Harusnya perhelatan politik kan kita ngerti semua kan setiap lima tahun setelah pilgub itu selesai ya sudah setelah pilpres selesai ya selesai nanti nunggu lagi lima tahun. Ini enggak, yang sekarang ini sudah pilpresnya selesai masih goreng-goreng, pilgubnya selesai masih goreng-goreng sehingga masyarakat terbawa," katanya.

    Hal itu menurut Kepala Negara juga berkaitan erat dengan edukasi atau pendidikan masyarakat.

    "Itu ada pengaruhnya karena apapun sekarang hampir semua orang pegang HP sehingga informasi yang ada di situ sangat mempengaruhi sekali," katanya.

    Oleh karena itu, Presiden sangat berharap kandidat maupun tim sukses termasuk elit-elit politik dan elit partai turut mengedukasi dan memberitahu kepada rakyat.

    "Harusnya ini sudah selesai kita kembali lagi bekerja, mestinya seperti itu," katanya.

    Secara nasional Presiden memperkirakan hal itu akan terjadi hingga menjelang Pilpres 2019.

    Namun ia yakin seiring berjalannya waktu masyarakat akan semakin dewasa.

    "Dengan adanya pilgub, pilpres, pilbupati/wali kota juga mematangkan masyarakat, semakin dewasa, ini juga mencerdaskan masyarakat ya mungkin ini masa transisi tapi satu titik masyarakat semakin cerdas, semakin ngerti apapun yang diomongkan masyarakat akan tetap jalan.

    Ini bagian dari proses demokrasi kita, ini bagian dari proses pembelajaran kita, bagian dari proses pendewasaan politik kita semuanya. Ini yang harus kita lewati," kata Presiden.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    SBY Siap Sambut Presiden Terpilih

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) siap menyambut presiden baru, yang terpilih pada pemilihan presiden (Pilpres), 9 Juli mendatang. Siapapun yang menang, baik Joko Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto, SBY akan…
  • sample9

    13 Instruksi Presiden Soal Pelaksanaan Pilpres 2014

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat.     "Pada kesempatan ini…
  • sample9

    Presiden Yang PRO dengan Rakyat

    Ketika kita melihat televisi, baliho, dan iklan dipinggir jalan, banyak yang berlomba menampakkan dirinya untuk mencalonkan sebagai seorang pemimpin Negara. Di Indonesia sendiri lebih mengenalnya dengan kata Presiden. Ya.. kata…
  • sample9

    Presiden yang Mampu Bekerjasama dengan Rakyatnya

    Apa jadinya ketika tidak ada seorang nahkoda di suatu kapal yang tengah dalam perjalanan dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Atau apa jadinya ketika tidak ada seorang pilot yang berada…
  • sample9

    Siap-siap Sambut Presiden Anyar

    SUSILO Bambang Yudhoyono tinggal sebentar lagi menjabat presiden. Jika tak ada aral melintang, rakyat Indonesia akan mempunyai…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Presiden SBY Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2013) pagi. Upacara dihadiri Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, Wakil Presiden…