Selasa, 23 Oktober 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendorong Optimalisasi Peran Tim Pakem Baik di Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota

  • Dalam penjelasan umum UU No. 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama dinyatakan bahwa hampir diseluruh Indonesia tidak sedikit timbul aliran-aliran atau Organisasi-organisasi kebatinan/kepercayaan masyarakat yang bertentangan dengan ajaran-ajaran dan hukum Agama.

    Hal ini disampaikan dalam sambutan oleh Bahrum A. Siregar, Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya mewakili Dirjen Polpum dalam Kegiatan Penguatan Tim Koordinasi PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan) dalam rangka koordinasi, monitoring dan evaluasi penanganan permasalahan aliran-aliran keagamaan di daerah. Kegiatan ini diselenggarakan di Malang pada tanggal 15 Mei 2017.

    “Diantara ajaran-ajaran/perbuatan-perbuatan pada pemeluk aliran-aliran tersebut sudah banyak yang telah menimbulkan hal-hal yang melanggar hukum, memecah persatuan nasional dan menodai agama”, ujar Bahrum A. siregar.

    Selanjutnya Bahrum A. Siregar menerangkan bahwa pada dasarnya beragama merupakan hak asasi manusia, setiap orang bebas untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya masing-masing dan kepercayaannya.

    “oleh karena itu negara menjamin dan menghormati kemerdekaan setiap warga negaranya dalam memeluk dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya, UUD RI Tahun 1945 Pasal 29 ayat 1 dan 2”, terang  Bahrum A. Siregar.

    Lanjut Bahrum A. Siregar, semakin meningkat dan berkembangnya kehidupan beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dinegara kita, maka kegiatan pengawasan juga  harus dilakukan secara intensif dan persuasif terhadap ajaran atau faham aliran kepercayaan masyarakaat/keagamaan yang meresahkan masyarakat.

    ”Sehubungan dengan hal tersebut, melalui kegiatan Penguatan Tim Koordinasi PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan) Dalam Rangka koordinasi, monitoring, dan evaluasi Penanganan Permasalahan Aliran-Aliran Keagamaan di Daerah ini, secara bersama kita mendorong optimalisasi peran Tim PAKEM baik di Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam penyelesaian berbagai permasalahan kehidupan keagamaan”. Kata Bahrum A. Siregar.

    Sebagai informasi peserta kegiatan ini adalah Kajati se-Indonesia, Kaban Kesbangpol Prov. se-Indonesia, Kakanwil Kemenag se-Indonesia, Kadisbudpar Prov. Se-Indonesia, ASTER KODAM se-Indonesia, Dir. Interkam KODAM se-Indonesia, Kabinda se-Indonesia, serta Perwakilan FKUB se-Indonesia. Sedangkan narasumber berasal dari Kemenag, Polri, Jamintel, dan Kemendagri.


    Files Download :

Related Posts