Kamis, 19 April 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Perombakan Kabinet Dinilai Tertibkan Koalisi Parpol

  • Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mendukung wacana reshuffle atau perombakan kabinet yang dikemukakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri beberapa waktu lalu. Dalam pertimbangannya, ada dua alasan yang dapat dijadikan dasar. Pertama, alasan objektif yaitu kinerja yang buruk atau target tidak tercapai. Kedua, alasan politik yaitu mentertibkan partai koalisi yang membelot.

    "Alasan politik, reshuffle partai. Jadi memang menterinya kena geser karena partainya yang diganti. Untuk apa partai politik (parpol) yang tidak sejalan, bersama presiden," katanya, Kamis (27/4).

    Meski demikian, Ray mengingatkan jangan sampai reshuffle justru menguntungkan mafia atau pengusaha besar. Perombakan didasarkan pada kinerja menteri tersebut dan juga pertimbangan konsolidasi politik jelang pemilihan umum (pemilu) 2019.

    Sebagaimana diberitakan, Presiden Jokowi sempat menyinggung soal perombakan kabinet saat membuka Kongres Ekonomi Umat, Sabtu (22/4) lalu. Pernyataan Jokowi tersebut diawali saat menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan 5 juta sertifikat pada tahun 2017 dan akan terus meningkat setiap tahunnya hingga akhir masa kepemimpinannya, tahun 2019. "Saya bekerja memang selalu memakai target," kata Jokowi.

    Oleh karena itu, lanjutnya, jika ada menteri tak mampu mencapai target maka akan dilakukan pergantian dengan sosok yang dianggap mampu memenuhi targetnya. "Kalau memang tidak selesai, pasti urusannya akan lain. Bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot dan yang lain-lainnya. Ya saya blak-blakan saja. Dengan menteri juga seperti itu," ujarnya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Perombakan Kabinet Kerja Jokowi Jadi Suatu Kebutuhan

    Pengamat dari Populi Center, Nico Harjanto, memprediksi Presiden Joko Widodo akan melakukan perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, reshuffle adalah suatu kebutuhan untuk menciptakan pemerintahan yang…