Kamis, 21 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Pansus RUU Pemilu Susun Jadwal Pembahasan Isu Strategis

  • Panitia Khusus (Pansus) RUU Penyelenggaraan Pemilu siang ini menggelar rapat internal. Rapat ini membahas soal penjadwalan pembahasan terhadap isu-isu krusial yang belum rampung dikerucutkan.

    "Siang ini kita rapat lanjutan pansus ya, yang akan kami bahas tentu agenda pembahasan pansus dalam masa sidang di periode ini. Pada masa sidang lalu kita sudah kerucutkan 5 isu strategis," ungkap Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu, Ahmad Riza Patria sebelum rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

    Lima isu strategis yang sudah dikerucutkan adalah mengenai ambang batas parlemen (Parlementary treshold), ambang batas pencapresan (presidential treshold), sistem pileg (terbuka/tertutup), konversi suara ke kursi, dan penambahan kursi DPR. Meski sudah dikerucutkan dengan memunculkan berbagai opsi, lima isu tersebut juga belum mencapai kata sepakat.

    "Di masa sidang ini dalam minggu ini kita akan selesaikan 13 isu strategis lain dari 18 isu strategis, kemudian di luar itu baru kita akan bahas isu-isu lain di luar 18 isu strategis. Itu terkait dengan pembahasan RUU," jelas Riza.

    Pada masa sidang ini, Pansus RUU Pemilu juga akan membahas soal syarat-syarat mengenai penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu. Sementara periode untuk anggota KPU dan Bawaslu periode saat ini akan habis masa jabatannya pada 12 April mendatang.

    Panitia seleksi yang dibentuk pemerintah telah menyerahkan nama-nama calon komisioner KPU dan Bawaslu yang baru. Hasil tersebut telah diserahkan Presiden Joko Widodo kepada DPR untuk diuji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

    Namun Komisi II DPR belum bisa memastikan kapan akan melakukan fit and proper test, mengingat saat ini mereka masih menggodok mengenai syarat-syarat penyelenggara pemilu tersebut. Untuk menunggu RUU Pemilu selesai, bahkan ada usulan agar masa jabatan anggota KPU dan Bawaslu periode saat ini diperpanjang.

    "Masa sidang ini kita juga membahas syarat-syarat KPU, di satu sisi pemerintah telah melaksanakan tugas penyelesaian dari Pansel KPU dan Bawaslu. Dan tugas Komisi II untuk melakukan fit n proper test," kata Riza.

    "Namun di sisi lain produk dari pansel yakni penyelenggara pemilu 2019, namun demikian UU sedang dibahas di Pansus," imbuh politikus Gerindra itu.

    Menurut Riza, Pansus RUU Pemilu dan Komisi II akan sama-sama membahas soal masalah fit and proper test calon komisioner KPU dan Bawaslu hasil seleksi Pansel. Hasil pembahasan itu nantinya akan disinergikan untuk menentukan apalah produk pansel akan diterima untuk diteruskan dengan pelaksanaan fit and proper test terhadap calon-calon tersebut.

    "Kita sinergikan apakah produk Pansel ini akan kita teruskan dengan fit n proper test kemudian ditetapkan, tidak menunggu hasil dari Pansus UU baru atau menunggu hasil dari UU baru karena ada terkait syarat-syarat yang berbeda dari pemilu sebelumnya," terang Riza.

    Beberapa wacana syarat terhadap anggota KPU dan Bawaslu memang muncul dalam pembahasan RUU Pemilu. Beberapa di antaranya seperti batas usia dan jumlah masing-masing komisioner KPU dan Bawaslu.

    "Agenda itu kita bahas penting dalan satu dua hari ini di samping 18 isu strategis lain. Ya kita akan usulkan (ini menjadi prioritas), kita harus putus," Riza menurutkan.

    Ada pun 18 isu strategis dalam pembahasan Pansus RUU Pemilu adalah:

    1.  Ambang batas parlemen (Parlementary treshold)
    2.  Pilpres atau Ambang batas pencapresan (presidential treshold)
    3.  Metode konversi suara ke kursi
    4.  Alokasi kursi dan dapil
    5.  Sistem pemilu anggota dpr/dprd (terbuka/tertutup)
    6.  Asas pemilu.
    7.  Persyaratan parpol menjadi peserta pemilu
    8.  Rekapitulasi suara
    9.  Penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu)
    10.  Sentra penegakan hukum terpadu
    11.  Sengketa proses pemilu dan sengketa TUN pemilu
    12.  Kampanye dan politik uang
    13.  Perselisihan kepengurusan parpol
    14.  Sengketa hasil pemilu
    15.  Hari pelaksanaan pemilu
    16.  Keterwakilan perempuan
    17.  Penambahan kursi anggota DPR
    18.  Dll (fleksibel)


    Files Download :

Related Posts