Kamis, 21 Februari 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri: Anggaran Tim Terpadu Perlu Didukung

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memfasilitasi anggaran pelaksanaan tugas-tugas  Tim Terpadu dalam menangani konflik sosial. Terutama, pada daerah yang rawan terjadinya konflik sosial.

    “Tingkatkan dukungan anggaran dari pemda untuk pelaksanaan tugas-tugas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial,” ujar Tjahjo di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (15/3).

    Sehubungan dengan hal tersebut, Mendagri berharap kepada Kepala Bappeda provinsi seluruh Indonesia untuk menjadikan penanganan konflik sosial menjadi program prioritas daerah.

    Mendagri mengungkapkan terkait dengan jumlah anggaran yang diberikan, menurut dia tergantung kepada jumlah penduduk dan juga kompleksitas masalah yang ada pada daerah bersangkutan.

    “Ya tergantung wilayahnya, tergantung jumlah penduduk kalau jumlahnya kecil kompleksitas masalahnya kecil ya kecil, itu aja,” ujar Tjahjo.

    Adanya dukungan terhadap pemantapan penanganan konflik sosial ini, menurut Tjahjo sebagai upaya menciptakan ketahanan nasional yang tangguh. Terkhusus pada menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan dari luar maupun dari dalam.

    “Sebagaiamana dikatakan dalam UUD 1945, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, amanat konstitusi tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintah bersama masyarakat,” ujar Mendagri.

    Adapun Mendagri juga menyebutkan beberapa tugas yang harus dilakukan oleh Tim Terpadu yakni menyusun Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial, mengoordinasikan, mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi penanganan konflik, memberikan informasi kepada publik tentang terjadinya konflik dan upaya penanganannya, melakukan upaya pencegahan konflik melalui sistem peringatan dini.

    Disamping itu, Mendagri meminta tim terpadu harus merespon secara cepat dan menyelesaikan secara damai semua permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik dan membantu upaya penanganan pengungsi.

    “Upaya penanganan setelah terjadinya konflik bisa meliputi rekonsiliasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi,” ujar Mendagri.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…