Senin, 18 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Temui Demonstran Gerakan Nasional Pengawal Pancasila

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menemui massa demonstran yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Jakarta, Jumat (27/1). Tjahjo menyatakan, aspirasi pedemo telah dipahami dan akan dipelajari.

    "Kami koordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait," kata Tjahjo saat berbicara di tengah aksi.

    Dia menegaskan, pemerintah terbuka terhadap saran dan kritik setiap masyarakat. Asalkan, lanjutnya, tidak ada penghinaan dan hujatan ke pemerintah, lambang-lambang negara, pihak TNI, dan Polri. "Walaupun Anda di jalanan, itu aspirasi yang sangat kami hormati. Saya sebagai Mendagri menampung aspirasi ini," ujarnya.

    Dia mengaku menyimak aspirasi pedemo. "Tidak ada yang salah. Bahwa keberagaman dari Sabang sampai Merauke bagian dari NKRI," tegasnya.

    Dia menambahkan, setiap warga negara harus saling menghormati walaupun berbeda-beda latar belakang suku, agama, dan ras.

    Dia juga menjelaskan mengenai pembentukan organisasi kemasyarakatan (ormas). Dikatakan, pendaftaran ormas sangat mudah. "Setiap warga negara berhak untuk berserikat, berorganisasi asal mengikuti aturan dan tata cara," tegasnya.

    Akan tetapi, dia berharap ormas yang dibentuk sepatutnya memahami Pancasila sebagai dasar negara. "Junjung tinggi dan hargai gotong royong," katanya.

    Terkait keberadaan ormas intoleran, menurutnya, pihak penegak hukum terus berkoordinasi mengenai evaluasi terhadap ormas dimaksud. "Tidak mudah langsung dibubarkan. Ada proses hukumnya," ucapnya.

    Sebelumnya, massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Pancasila menyampaikan lima tuntutan. Pertama, antiintoleran. Kedua, mendukung penegak hukum dan penegakkan hukum yang berkeadilan. Ketiga, stop lakukan intrik politik yang mengatasnamakan agama. Keempat, tangkap oknum yang menjadikan agama sebagai politik. "Kelima, Presiden RI harus mengambil sikap yang tegas terhadap persoalan termaksud," kata salah satu pedemo.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…