Minggu, 21 April 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri: 71 Tahun Merdeka, Seharusnya Kebhinekaan Tak Jadi Masalah Lagi

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa seharusnya bangsa Indonesia tidak mempermasalahkan kebhinekaan setelah 71 tahun Indonesia merdeka. Menurut Tjahjo, seharusnya persoalan kebhinekaan sudah selesai.

    "Bicara masalah Indonesia seharusnya sudah tidak perlu lagi mempersalahkan Bhinneka Tunggal Ika. Lebih dari 17.000 pulau, lebih dari 13.000 suku, banyak agama dan keyakinan. Bhinneka Tunggal Ika ini harga mati, inilah yang namanya negara kesatuan RI," ungkap Tjahjo Kumolo dalam seminar bertajuk "Merangkai Indonesia dalam Kebhinnekaan" di Universitas Negeri Jakarta, Jakarta Timur, Senin (19/12).

    Selain Tjahjo, diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Nusantara ini dihadiri oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Rektor UNJ Prof. Dr. Djaali, KH Masdar Farid, dan Romo Benny Susatyo.

    Tjahjo mengungkapkan, beberapa persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia setelah 71 tahun merdeka. Pertama, permasalahan internal atau dalam negeri yaitu sandang, pangan, dan papan.

    "Kalau soal sandang, kita sudah tercukupi. Masalah perumahan, belum bisa dimiliki oleh seluruh warga negara Indonesia. Soal pangan, kita negara yang kaya, negara agraris, negara maritim, tetapi 99 persen misalnya garam, jagung, kita masih mengandalkan dari negara lain," jelas dia..

    Permasalahan kedua, kata Tjahjo, terkait pembangunan, kemiskinan, dan permasalahan lapangan pekerjaan. Sementara persoalan ketiga, adalah radikalisme dan terorisme yang bisa mengancam NKRI.

    "Narkoba juga menjadi permasalahan bangsa Indonesia. Setiap hari hampir 50 sampai 60 orang meninggal dunia karena narkoba. Juga permasalahan korupsi, mulai dari menteri, anggota DPR, baik pejabat pusat dan di daerah tertangkap korupsi," ungkap dia.

    Tjahjo mendorong agar memperkuat kebhinekaan mulai dari RT dan RW dan meningkatkan persatuan dan kesatuan tanpa pandang suku dan golongan.

    "Ini yang harus kita ikat jadi bangsa yang kuat, kalau kita rangkaian bhineka, enggak ada masalah dengan kebhinekaan kita," pungkas dia.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…