Jumat, 22 Juni 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Pengamat: Parpol di Indonesia Sangat Bergantung pada "Dana Siluman"

  • Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, pangkal dari permasalahan korupsi di partai politik (parpol) adalah rekrutmen kader. Parpol, lanjutnya, belum berhasil mencetak politisi yang berintegritas.

    Penyebab lainnya, menurut Pangi, rakyat yang masih belum sepenuhnya sejahtera. “Basis memilih pemimpin di tengah masyarakat pemilih irasional adalah basis uang dan popularitas,” kata Pangi, Senin (5/12).

    Pada bagian lain, menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center tersebut, elektabilitas parpol dapat tergerus jika kadernya korupsi. “Kita ambil contoh nyata, bagaimana Partai Demokrat diterjang tsunami politik, kehilangan elektoral lebih dari separuh dibandingkan Pemilu 2009, karena banyaknya kader yang tersandung kasus korupsi,” ujarnya.

    “Jadi ini biasanya dikenal pendekatan institusi. Perilaku elite bisa merobohkan bangunan sebuah institusi, sebangun dan seruang, itu teori empiriknya, sehingga pembangunan kepercayaan atas parpol, sangat ditentukan kader dan orang orang yang menjalankan roda organisasi.”

    Pangi mendukung agar dana bantuan parpol dinaikkan. Pasalnya, tak ada parpol yang mandiri di Indonesia. Dikatakan, semua sangat bergantung pada dana siluman dan proyek. “Lebih sadis lagi, tak jarang dan sudah menjadi rahasia umum parpol menjadikan BUMN sebagai sapi perahan. Tidak sedikit juga untuk membiayai parpol, menjadikan kepala daerah bupati, walikota dan gubernur sebagai 'ATM' parpol,” kata Pangi.

    “Kita apresiasi dan mendukung kajian KPK menaikkan dana dan bantuan parpol. Namun pertanyaan adalah apakah bisa menjamin atau berkorelasi menurunkan praktik korupsi? Kita coba dulu, kalau sekarang menjawab berkurang atau tidak, kita sudah mengambil kesimpulan yang melompat, dijalankan saja belum, lalu kita jawab tak ada jaminan.”

    Dia menyatakan, sanksi tegas tentu harus disiapkan jika anggaran dinaikkan. “Kalau anggaran naik, tapi masih banyak ditemukan parpol memakan uang siluman atau main proyek, serta masih berselancar dengan mark-up anggaran APBN, maka harus disiapkan juga regulasi atau aturan hukum yang maha ketat dan sanksi yang keras dan hukuman yang berat,” pungkasnya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Penting, Keberadaan Politisi Muda dalam Parpol

    Keberadaan politisi muda dalam partai politik (parpol) dinilai penting. Pasalnya, parpol membutuhkan regenerasi kader agar eksistensi politik tetap terjaga. "Tentu keberadaan politisi muda dalam suatu partai politik itu sangat penting.…
  • sample9

    Bawaslu harus cek dana kampanye parpol

    Partai politik (parpol) sudah menyerahkan laporan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta untuk menelusuri kebenaran dana kampanye tersebut."Harus ada upaya dari Bawaslu untuk mengecek…
  • sample9

    Ini batasan sumbangan dana kampanye parpol

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuat batasan kepada calon penyumbang partai politik (parpol) untuk pembiayaan pada Pemilu 2014 mendatang. KPU membatasi bagi penyumbang parpol dengan batasan minimal Rp1 miliar untuk…
  • sample9

    Parpol berbenah

    MENDEKATI akhir tahun 2013, tensi politik Indonesia kian meningkat. Suasana pun jadi riuh rendah. Menyongsong masuknya tahun 2014 yang disebut-sebut sebagai tahun politik, persaingan kian kentara.Segala hal bisa menjadi sumber…
  • sample9

    Politik dinasti terbentuk karena kesalahan parpol

    Maraknya politik dinasti di beberapa daerah, menjadi tanggung jawab partai politik (parpol). Pasalnya, politik dinasti tidak akan menjadi persoalan jika dalam proses rekruitmen dilakukan transparan dan akuntabel dengan menimbang kemampuan…
  • sample9

    Program Parpol Harus Pro Masyarakat

    Dengan sistem proporsional terbuka, partai politik peserta pemilu harus memiliki program yang berpihak kepada masyarakat. Sebab, saat ini masyarakat lebih pragmatis terhadap dunia perpolitikan.