Senin, 25 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

RUU Pemilu, Perempuan Harus Mengawal Kemenangan

  • Keterwakilan perempuan dalam politik menjadi perbincangan menarik di tengah pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilihan Umum (RUU Pemilu) di DPR. Keterwakilan perempuan di politik dipercaya akan mempermudah penyaluran aspirasi perempuan Indonesia.

    Hal ini dikemukakan anggota Pansus RUU Pemilu, Hetifah Sjaifudian pada acara Diskusi Media“Perempuan di Pilkada 2017 dan Politik Afirmasi UU Pemilu”, Senin (28/11).

    “Komitmen kita bersama untuk meningkatkan keterwakilan perempuan, baik di lembaga penyelenggara Pemilu (KPU-Bawaslu), legislatif maupun eksekutif”, kata Hetifah.

    Menurut Hetifah, saat ini Pansus RUU Pemilu sedang menyisir isu-isu penting dalam Pemilu 2019 nanti seperti sistem pemilu yang akan digunakan.

    Politisi perempuan Partai Golkar ini mengatakan bahwa sistem Pemilu yang akan digunakan pada Pemilu 2019 nanti juga akan menentukan keterwakilan perempuan dalam politik.

    “Misalnya, jika Pemilu menggunakan sistem proporsional tertutup, mungkin bagi sebagian perempuan yang telah lama aktif di parpol akan menjadi peluang tersendiri. Tapi jika tidak disertai transparansi dalam perekrutan caleg justru akan merugikan perempuan. Jika sistem pemilunya proporsional terbuka, juga dapat memberi peluang tersendiri bagi caleg-caleg perempuan asalkan kompetisi tidak diwarnai praktik politik uang,” ujarnya.

    Perempuan yang memilih terjun dalam dunia politik akan dihadapkan pada banyak tantangan. Hal itu pula yang membuat banyak kaum perempuan enggan masuk dalam politik. Salah satunya perempuan rentan menjadi objek kecurangan. Menanggapi beratnya tantangan perempuan dalam berpolitik, Hetifah beranggapan bahwa dukungan dari keluarga sangat penting.

    “Dukungan dari keluarga sangat berpengaruh karena memberikan sugesti dan fasilitasi bagi perempuan-perempuan yang terjun dalam politik. Intinya tugas kita untuk tidak hanya mencalonkan, tapi mengawal kemenangan,” tandas politisi Partai Golkar itu.



    Files Download :

Related Posts