Senin, 17 Desember 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Parpol Dinilai Masih Gagal Lakukan Reformasi Internal

  • Peneliti LIPI Syamsuddin Haris menegaskan, partai politik (parpol) merupakan salah satu institusi yang belum melakukan reformasi internal secara maksimal. Hal ini sangat tampak dalam pencalonan kepala daerah yang sangat minim berasal dari kader-kader parpol.

    “Sangat memprihatinkan kita, karena calon-calon kepala daerah mayoritas bukan berasal dari partai politik. Padahal, fungsi utama parpol adalah menyeleksi dan menyediakan pejabat publik melalui pendidikan politik, kaderisasi, latihan kepemimpinan dan segala macam tahap atau proses yang sayangnya tidak dilakukan,” ujar Syamsuddin di Jakarta, Senin (26/9).

    Dia menilai reformasi parpol mengalami ketertinggal jika dibandingkan dengan institusi lain seperti kepolisian, TNI, pemerintah daerah atau institusi-institusi lainnya.

    Menurut dia, parpol gagal melahirkan pemimpin-pemimpin Negara yang berkualitas dan berintegritas. “Ketika Negara semakin mendesentralisasikan kekuasaan kepada pemerintah daerah, parpol justru semakin sentralistik. Ketika Negara dikelolah secara demokratis, di parpol justru makin oligarkis,” tandas dia.

    Karena itu, Syamsuddin mendorong parpol untuk membangun sistem rekruitmen dan sistem kaderisasi yang baku. LIPI, kata dia juga sedang bekerja sama dengan KPK untuk menyusun panduan rekruitmen politik dan kaderisasi parpol.

    “Contohnya, pilkada DKI Jakarta, pasangan calon tidak bisa muncul tiba-tiba, dia harus melalui tahap seleksi. Tahap seleksinnya, misalnya melalui pemilihan pendahuluan masing-masing di internal parpol atau masing-masing di internal koalisi sehingga pasangan calon yang diusung benar-benar merupaka hasil seleksi di internal parpol dan koalisi partai,” pungkas dia.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Parpol berbenah

    MENDEKATI akhir tahun 2013, tensi politik Indonesia kian meningkat. Suasana pun jadi riuh rendah. Menyongsong masuknya tahun 2014 yang disebut-sebut sebagai tahun politik, persaingan kian kentara.Segala hal bisa menjadi sumber…
  • sample9

    Program Parpol Harus Pro Masyarakat

    Dengan sistem proporsional terbuka, partai politik peserta pemilu harus memiliki program yang berpihak kepada masyarakat. Sebab, saat ini masyarakat lebih pragmatis terhadap dunia perpolitikan.