Rabu, 19 Desember 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Presiden Tegaskan Tak Ada Penghentian Proyek Prioritas

  • Presiden Joko Widodo meminta para menteri dan kepala lembaga dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 untuk memprioritaskan menampung luncuran proyek atau kegiatan mendesak yang mengalami penundaan pada 2016.

    “Agar tidak ada yang namanya pemberhentian proyek prioritas,” kata Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas membahas perkembangan APBN 2016 dan RAPBN 2017 di Kantot Presiden Jakarta, Jumat (16/9).

    Presiden juga meminta pembahasan RAPBN dengan komisi dan Badan Anggaran DPR segera dimulai dan semua kementerian dan lembaga fokus mensukseskan pembahasanan anggaran 2017 sehingga bisa tepat waktu sesuai target yang ditetapkan.

    Dalam pengajuan anggaran tambahan, Jokowi mengingatkan pada kementerian dan lembaga dalam untuk tidak mengajukan sendiri-sendiri ke komisi DPR.

    “Tidak ada lagi yang seperti ini, sendiri-sendiri masuk ke komisi-komisi di DPR. Harus mulai koordinasi dengan kita dengan mekanisme pemerintah. Kalau tidak anggaran kita buyar lagi,” tegasnya.

    Presiden juga mengingatkan pembahasan anggaran di kementerian dan lembaga dilakukan hanya sampai pada program saja dan tidak sampai kesatuan tiga.

    Presiden juga menekankan bahwa pembiayaan program-program prioritas tidak harus diambil dari APBN, tetapi bisa melibatkan swasta.

    “Kita harus memperbaiki iklim usaha, mengundang investasi dengan momentum perkembangan ekonomi yang dicapai terjaga,” harapnya.

    Bisa Bertambah

    Usai rapat terbatas, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan proyeksi defisit anggaran pada akhir tahun berada pada 2,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

    “Namun perkiraan itu bisa bertambah apabila penerimaan negara tidak mencapai potensinya dan pemangkasan belanja tidak berjalan efektif,” katanya.

    Sri Mulyani juga mengungkapkan penerimaan negara hingga Agustus sebesar 46,1 persen dari target APBN-P 2016 senilai 1.786,2 triliun rupiah.

    “Sampai akhir tahun perkiraan pada sidang kabinet sebelumnya ada penerimaan sebesar 219 triliun rupiah yang lebih rendah dari APBN-P 2016. Ini masih sama, kami tidak memperkirakan perubahan dari outlook realisasi akhir tahun,” kata Sri.

    Pada bagian lain, Sri menjelaskan sisi penerimaan negara yang harus diperhatikan sangat teliti adalah penerimaan bulan Septembeer dan tiga bulan ke depan. Untuk itu, pihaknya akan menentukan kemampuan membelanjai seluruh pengeluaran yang menjadi komitmen pemeritah.

    “Ada risiko dari cost revcovery penerimaan sumber daya alam migas, karena sampai Juli realisasi cost recovery mencapai 6,5 miliar dolar AS, di APBNP 2016 dianggarkan 8 miliar dolar AS,” katanya.

    Menkeu memperkirakan akan melebihi sehingga akan memberikkan tambahan pengeluaran yang akan mengurangi penerimaan negara bukan pajak yang berasal dari sumber daya alam.

    “Ini yang perlu kita tambahkan dari sisi kemungkinan risiko APBN-P 2016,” ungkap Menkeu. 


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    SBY Siap Sambut Presiden Terpilih

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) siap menyambut presiden baru, yang terpilih pada pemilihan presiden (Pilpres), 9 Juli mendatang. Siapapun yang menang, baik Joko Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto, SBY akan…
  • sample9

    13 Instruksi Presiden Soal Pelaksanaan Pilpres 2014

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat.     "Pada kesempatan ini…
  • sample9

    Presiden Yang PRO dengan Rakyat

    Ketika kita melihat televisi, baliho, dan iklan dipinggir jalan, banyak yang berlomba menampakkan dirinya untuk mencalonkan sebagai seorang pemimpin Negara. Di Indonesia sendiri lebih mengenalnya dengan kata Presiden. Ya.. kata…
  • sample9

    Presiden yang Mampu Bekerjasama dengan Rakyatnya

    Apa jadinya ketika tidak ada seorang nahkoda di suatu kapal yang tengah dalam perjalanan dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Atau apa jadinya ketika tidak ada seorang pilot yang berada…
  • sample9

    Siap-siap Sambut Presiden Anyar

    SUSILO Bambang Yudhoyono tinggal sebentar lagi menjabat presiden. Jika tak ada aral melintang, rakyat Indonesia akan mempunyai…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Presiden SBY Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2013) pagi. Upacara dihadiri Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, Wakil Presiden…