Jumat, 25 Mei 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Pekan Depan RUU Penyelenggaraan Pemilu Diajukan ke DPR

  • Draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyelenggaraan Pemilu telah rampung. Harmonisasi setelah rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan topik membahas RUU Penyelenggaraan Pemilu, Selasa (13/9), juga sudah dilakukan.

    Dengan begitu, menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, pekan depan surat amanat presiden (ampres) yang ditujukan ke DPR dapat diterbitkan. “Harmonisasi sudah selesai hari ini. Minggu depan tunggu ampres,” kata Tjahjo di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Jakarta, Jumat (16/9).

    RUU Penyelenggaraan Pemilu merupakan penyatuan tiga undang-undang (UU), yaitu UU Nomor 8/2012 tentang Pemilu Legislatif (Pileg), UU 42/2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), serta UU 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu.

    RUU ini merupakan usul inisiatif pemerintah. Setelah disahkan, RUU Penyelenggara Pemilu bakal menjadi payung hukum Pemilu 2019. Pemilu untuk memilih calon anggota legislatif (caleg) pusat sampai daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) serentak.

    Tjahjo optimistis pada awal 2017, DPR dapat mengesahkan RUU Penyelenggara Pemilu. “Empat bulan cukup untuk membahas hingga disahkan,” ujarnya.

    Menurutnya, dalam draf RUU Penyelenggara Pemilu, pemerintah mengajukan sistem pemilu proporsional terbuka terbatas. “Kami sajikan sistem terbuka terbatas,” katanya.

    Dia menyatakan, presidential threshold (Pres-T) atau ambang batas partai politik (parpol) dapat mengusung pasangan calon pada pilpres masih mengacu ketentuan UU Pilpres. “Sementara acuan undang-undang yang sudah ada. Kalau mau diubah tinggal dibahas nanti kita lihat,” ujarnya.

    Dia menambahkan, angka parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parpol lolos ke parlemen, juga tetap 3,5 persen.

    “Sementara masih 3,5 persen ke atas. Angka 3,5 persen sudah bagus,” imbuhnya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Pemilu paling rumit di dunia dan akhirat

    Bagi wartawan asing dan pengamat pemilu internasional, pemilu legislatif Indonesia merupakan pemilu paling kompleks di dunia. Beberapa media internasional pernah mengulas soal ini panjang lebar setelah mengikuti Pemilu 2004.Padahal pemilu…
  • sample9

    Kecurangan Pemilu Diprediksi Kecil

    Potensi kecurangan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang dinilai relatif kecil mengingat para penyelenggara pemilu di KPU saat ini lebih berpengalaman. Mayoritas komisioner KPU saat ini adalah mereka yang pernah…
  • sample9

    MPR Minta Persidangan Sengketa Pemilu MK Transparan

    Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan agar proses penyelesaian perselisihan hasil Pemilu 2014 di Mahkamah Konstitusi berlangsung transparan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum tersebut. "Adanya distrust…
  • sample9

    Pemilu Tidak Hambat Roda Pemerintahan

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tidak akan menghambat roda pemerintahan di negara ini. Sebaliknya, pesta demokrasi lima tahunan itu menjadi pemicu bagi seluruh jajaran…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Pemilu Serentak Lebih Efisien

     Pelaksanaan pemilihan umum anggota legislatif serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI secara serentak…
  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…
  • sample9

    DKPP Dorong Penyelenggara Pemilu Taat Azas

    Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Pemilu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kemendagri, Cecep Agus Supriyatna, mengatakan, setidaknya ada tujuh indikator sebuah pemilu bisa dikatakan sukses.
  • sample9

    Sengketa Pemilu Harus Ditangani Lembaga Tersendiri

    Wakil Ketua DPD RI Laode Ida mendukung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk tidak lagi menangani sengketa pemilu kepala daerah. Tertangkap tangannya Ketua MK Akil Mochtar justru mempertegas di dalam MK…