Minggu, 17 Februari 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Sistem Pemilu Proporsional Terbuka Hambat Keterwakilan Perempuan

  • Pemerintah melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) berkomitmen mendorong kaum perempuan menjadi pengurus partai politik (parpol). Selain itu, Ditjen Polpum juga berupaya agar kaum perempuan dapat terpilih sebagai anggota DPR serta DPRD provinsi, kabupaten/kota. Salah satu solusinya yaitu dengan mengubah sistem pemilu dari proporsional terbuka menjadi proporsional tertutup.

    "Sepanjang sistem masih sama dengan pemilu sebelumnya (proporsional terbuka), maka tidak akan mengubah signifikan keterwakilan perempuan menduduki kursi anggota DPR serta DPRD provinsi, kabupaten/kota. Pemilu semestinya menggunakan sistem proporsional tertutup," kata anggota Tim Pakar Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyelenggaraan Pemilu, Dhany Syafrudin.

    Hal itu disampaikannya dalam Acara Pendidikan Politik Bagi Politisi Perempuan bertema Prospek dan Tantangan Perempuan dalam Agenda Demokrasi di Malang, Jawa Timur, Minggu (14/8).

    Dia menjelaskan, sistem terbuka tidak menjamin terpilihnya kaum perempuan. "Secantik apa pun perempuan yang diusung, sepintar apa pun, tidak jadi jaminan dipilih rakyat. Karena sistemnya begitu terbuka. Sistem kita itu adalah pasar bebas. Siapa yang punya uang, kenalan, justru itu yang dilihat masyarakat," jelasnya.

    Meski begitu, dia menuturkan, kaum perempuan juga terkadang tidak maksimal untuk berkampanye. "Biasanya kalau kampanye hanya di daerah yang gampang dilalui, harus dijemput. Tidak salah memang, tapi ini tidak optimal menangkan dirinya sendiri. Hanya aktivis perempuan yang berani untuk bertarung menangkan dirinya," tuturnya.

    Dia berharap kaum perempuan tidak takut untuk masuk partai politik (parpol). "Kalau mau jadi politisi handal, saat ini harus jadi pengurus parpol. Pilar demokrasi utama adalah parpol. Bersosialisasilah ke masyarakat saat Anda jadi pengurus parpol dan caleg (calon anggota legislatif)," ucapnya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Jokowi: Jangan Sampai Pemilu Hilangkan Kerukunan Bangsa

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat Indonesia jangan sampai terpecah belah karena persoalan pilkada dan pemilu. Presiden meminta para politikus memberikan contoh pendidikan politik yang baik…
  • sample9

    Pemilu paling rumit di dunia dan akhirat

    Bagi wartawan asing dan pengamat pemilu internasional, pemilu legislatif Indonesia merupakan pemilu paling kompleks di dunia. Beberapa media internasional pernah mengulas soal ini panjang lebar setelah mengikuti Pemilu 2004.Padahal pemilu…
  • sample9

    Kecurangan Pemilu Diprediksi Kecil

    Potensi kecurangan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang dinilai relatif kecil mengingat para penyelenggara pemilu di KPU saat ini lebih berpengalaman. Mayoritas komisioner KPU saat ini adalah mereka yang pernah…
  • sample9

    MPR Minta Persidangan Sengketa Pemilu MK Transparan

    Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan agar proses penyelesaian perselisihan hasil Pemilu 2014 di Mahkamah Konstitusi berlangsung transparan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum tersebut. "Adanya distrust…
  • sample9

    Pemilu Tidak Hambat Roda Pemerintahan

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tidak akan menghambat roda pemerintahan di negara ini. Sebaliknya, pesta demokrasi lima tahunan itu menjadi pemicu bagi seluruh jajaran…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Pemilu Serentak Lebih Efisien

     Pelaksanaan pemilihan umum anggota legislatif serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI secara serentak…
  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…
  • sample9

    DKPP Dorong Penyelenggara Pemilu Taat Azas

    Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Pemilu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kemendagri, Cecep Agus Supriyatna, mengatakan, setidaknya ada tujuh indikator sebuah pemilu bisa dikatakan sukses.
  • sample9

    Sengketa Pemilu Harus Ditangani Lembaga Tersendiri

    Wakil Ketua DPD RI Laode Ida mendukung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk tidak lagi menangani sengketa pemilu kepala daerah. Tertangkap tangannya Ketua MK Akil Mochtar justru mempertegas di dalam MK…