Selasa, 26 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Tingkat Pendidikan Pemilih Jadi Tantangan Penyelenggara Pemilu

  • Sebagai salah satu narasumber dalam acara bimbingan teknis (Bimtek) terpadu KPU, Bawaslu, dan DKPP di Hotel Natsepa, Maluku Tengah, Maluku, Selasa (26/7), Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Dr Valina Singka Subekti, menyoroti kualitas Pemilu di Indonesia.

    Valina menyebutkan, kualitas Pemilu memiliki relevansi dengan kualitas pemilih, terutama tingkat pendidikannya. Mengutip sebuah survei, Valina mengungkap bahwa tingkat pendidikan pemilih di Indonesia masih terhitung rendah.

    "Sekitar 65 persen pemilih Indonesia tingkat pendidikannya hanya tamat SD dan tidak tamat SD. Ini saya kira tantangan kita sekarang," ungkap dia.

    Tingkat pendidikan akan berimplikasi pada rendahnya tingkat ekonomi masyarakat. Menurut Valina, lemahnya ekonomi masyarakat pada akhirnya akan menyuburkan praktik politik uang.

    Selain menyoroti kondisi pemilih, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Indonesia (UI) tersebut, juga mengingatkan pentingnya sikap amanah dari penyelenggara Pemilu. Dia menegaskan, sebaik apapun regulasi, kalau penyelenggaranya tidak amanah maka tidak akan ada manfaatnya.

    "Baik buruknya negara dan bangsa ini tergantung pada perilaku kita sendiri," tuturnya.

    Valina juga meminta agar para penyelenggara Pemilu tidak lagi menganggap dirinya sebagai pejabat yang harus dilayani. Justru bagi dia, penyelenggara Pemilu hanyalah pelayan bagi masyarakat (serve the people).

    "Kalau paradigma itu sudah terbangun, insya Allah akan selamat dari DKPP," tambah Valina.

    Bimtek terpadu ini diadakan selama tiga hari dari Senin-Rabu (25-27/7) di Hotel Natsepa, Maluku Tengah, Maluku. Bimtek dimaksudkan untuk persiapan Pemilukada 2017. Maluku menjadi agenda kedua setelah sebelumnya diadakan di Palembang, Sumatera Selatan.

    Peserta bimtek adalah para jajaran KPU dan Bawaslu dari 80 daerah dari 101 daerah yang akan melaksanakan Pemilukada pada 2017. Sebagian besar berasal dari Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Jumlah peserta sesuai undangan KPU sekitar 400 orang penyelenggara Pemilu.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Debat tidak Pengaruhi Pilihan Pemilih Jelang Pilpres

    Debat tidak mempengaruhi pilihan politik masyarakat jelang Pilpres 9 Juli 2014.  Ini ditunjukkan oleh hasil poling dari Indikator Politik Indonesia sebelum dan sesudah debat.Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi,…
  • sample9

    Pemilih Pemuda, Pemilih Masa Depan

    Kesadaran berpolitik bagi pemilih pemula perlu diaktualisasikan melalui pembelajaran yang melibatkan secara langsung pemilih pemula. Pemilih pemula merupakan sasaran yang potensial untuk mendulang suara bagi partai politik dan…
  • sample9

    Pemilih pemula sebanyak 18 juta

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengacu pada hasil klasifikasi jumlah pemilih yang sudah masuk dan terdokumentasi di data KPU, memprediksi pemilih pemula berjumlah sekira 18.334.458 pemilih.Jumlah tersebut telah masuk sebagai warga…