Rabu, 20 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Presiden Minta Seluruh Menteri Berada di Jakarta

  • Sinyal pergantian menteri kabinet kerja kian menguat. Sejumlah pimpinan partai politik (parpol) pun telah menyiapkan kader terbaik apabila Presiden Joko Widodo memintanya untuk bertugas sebagai menteri. Bahkan, salah satu pimpinan parpol pendukung Jokowi memperkirakan reshuffle kabinet akan terjadi sebelum 29 Juli 2016.

    “Memang logikanya bulan ini. Kan presiden sedang mempersiapkan pidato kenegaraan, APBN 2017 dan program RKP 2017. Kalau mau ada orang baru, ini waktu yang tepat,” kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/7).

    Pernyataan Hendrawan itu terkait dengan berkembang isu pergantian menteri menyusul dipanggilnya sejumlah menteri ke Istana Negara, pekan lalu.

    Diketahui, empat menteri telah menghadap Presiden, yakni Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri PPPA Yohana Yembise, Menkop UKM AAGN Puspayoga, dan Menteri Pertanian Amran Sulaimen.

    Hanya Puspayoga yang mengakui bahwa pemanggilan itu terkait evaluasi. Spekulasi reshuffle semakin kuat lagi dengan adanya pesan Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg), Pratikno, yang melarang para menteri meninggalkan Jakarta pada pekan ini. Hendrawan menambahkan, bila reshuffle kabinet dilakukan pekan ini maka menteri yang baru dapat mengikuti pembahasan tiga hal tersebut.

    Hendrawan melihat keputusan politik seperti reshuffle bisa dilihat dari logika politik adanya beberapa momentum tersebut.

    “Jadi, “Dugaannya sebelum DPR reses. DPR reses kan mulai 29 Juli,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, menegaskan siap membeberkan sejumlah nama kader yang berprestasi untuk membantu Presiden Jokowi.

    “Kalau partai Golkar kan sudah ada kaderisasi yang disiapkan entah itu apakah di pemerintahan atau di departemen. Kita sudah siapkan dari mulai generasi muda dan tentu saja yang memang sudah senior,” ujarnya.

    Dihubungi terpisah, Mensesneg Pratikno membenarkan seluruh menteri kabinet kerja tidak diperbolehkan keluar kota dan tetap berada di Jakarta dalam sepekan ke depan.

    “Memang ada rencana pada minggu ini kita akan sidang kabinet paripurna. Jadi seperti biasa Pak Presiden mengharapkan semua menteri untuk hadir,” katanya.

    Saat disinggung apakah dalam sidang paripurna juga akan dilakukan evaluasi yang berujung perombakan kabinet (reshuffle), Mensesneg menanggapi santai.

    “Itu kan membicarakan permasalahan yang dihadapi dan apa yang perlu dilakukan. Ini bukan evaluasi, ini membahas tentang agendaagenda agar cepat segera dilaksanakan,” ucap Mensesneg.

    Meski begitu, Mensesneg tidak menjelaskan mengenai kepastian tanggal dilangsungkannya sidang paripurna kabinet tersebut. Ia hanya berharap agar semua menteri Kabinet Kerja mematuhi imbauan itu agar tidak keluar kota.

    Presiden Memonitor

    Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengatakan bahwa Presiden Jokowi selalu monitor kerja menteri-menteri. Bisa ditunjukkan dengan memanggil langsung atau bahkan menghubungi melalui telepon.

    “Yang saya pahami Bapak Presiden selalu memonitor setiap kinerja para pembantu beliau, baik kementrian atau lembagalembaga pemerintah lainnya,” jelas Tjahjo.

    Menurut Tjahjo, menteri harus siap kapan saja menjelaskan kepada Presiden soal kinerja atau laporan yang diminta, begitu juga jika menerima arahan dari Presiden.

    “Arahan Bapak Presiden dan Bapak Wapres bisa dalam rapat kabinet dan bisa setiap saat memanggil menteri dan pimpinan lembaga pemerintahan. Kalau urgent bisa beliau telepon para pembantupembantu Presiden menanyakan dan mengkarifikasi sesuatu masalah,” papar Tjahjo.

    “Oleh karena itu setiap pembantu Presiden harus siap di bidang tugasnya kalau sewaktu waktu dipanggil atau dimintai penjelasan oleh Bapak Presiden, dan Bapak Presiden dengan berbagai kewenangan beliau pasti memantau kita semua para pembantu beliau di kabinet dan di pemerintahan,” imbuh Tjahjo.

    Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Johan Budi, mengatakan pemanggilan menteri oleh Presiden sebagai bentuk evaluasi atas kinerja para pembantunya di kabinet.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    SBY Siap Sambut Presiden Terpilih

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) siap menyambut presiden baru, yang terpilih pada pemilihan presiden (Pilpres), 9 Juli mendatang. Siapapun yang menang, baik Joko Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto, SBY akan…
  • sample9

    13 Instruksi Presiden Soal Pelaksanaan Pilpres 2014

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat.     "Pada kesempatan ini…
  • sample9

    Presiden Yang PRO dengan Rakyat

    Ketika kita melihat televisi, baliho, dan iklan dipinggir jalan, banyak yang berlomba menampakkan dirinya untuk mencalonkan sebagai seorang pemimpin Negara. Di Indonesia sendiri lebih mengenalnya dengan kata Presiden. Ya.. kata…
  • sample9

    Presiden yang Mampu Bekerjasama dengan Rakyatnya

    Apa jadinya ketika tidak ada seorang nahkoda di suatu kapal yang tengah dalam perjalanan dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Atau apa jadinya ketika tidak ada seorang pilot yang berada…
  • sample9

    Siap-siap Sambut Presiden Anyar

    SUSILO Bambang Yudhoyono tinggal sebentar lagi menjabat presiden. Jika tak ada aral melintang, rakyat Indonesia akan mempunyai…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Presiden SBY Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2013) pagi. Upacara dihadiri Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, Wakil Presiden…