Rabu, 20 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Ingatkan Bahaya Korupsi, Narkoba, dan Terorisme

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) serius memerangi permasalahan korupsi, narkoba, dan terorisme di Tanah Air.

    "Tiga hal ini yang menjadi ancaman dan perhatian Presiden Jokowi. Presiden mengingatkan aparat pemerintah, polisi, TNI, tokoh agama, tokoh adat, dan perguruan tinggi untuk mencermati ketiga masalah ini," kata Menteri Tjahjo dalam orasi ilmiahnya di depan wisudawan Universitas Yarsi Jakarta, Sabtu (16/4/2016).

    Korupsi, jelas Menteri Tjahjo, masih menjadi ancaman nyata bagi Indonesia. Meski ada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kurikulum pendidikan agama di sekolah-sekolah, ada kepolisian dan kejaksaan, namun kasus korupsi selalu meningkat.
    "Masalah ancaman korupsi jadi ancaman kita," kata Tjahjo.

    Masalah kedua, lanjut Tjahjo, ancaman narkoba. Narkoba tidak mengenal golongan, jabatan, pangkat, dan status. Bila dirata-ratakan secara nasional, saat ini di setiap RT ada satu hingga dua orang pengguna narkoba, mulai dari penghisap lem, miras oplosan, dan pengguna sabu-sabu. Sekitar 50 orang per hari meninggal karena narkoba. Penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) saja sudah menjadi pengguna dan pengedar narkoba.

    "Ancaman ini tanpa sadar ada di lingkungan kita. Tercatat di BNN saja sudah 5 juta lebih pengguna narkoba, tertangkap, rehabilitasi dan ditahan," tutur Tjahjo.

    Ancaman ketiga, sambung Tjahjo, terkait masalah terorisme dan radikalisme. Masalah ini sudah menjadi permasalahan besar, bukan hanya di tingkat regional,  namun nasional.

    "Negara kita besar, namun rapuh di perbatasan, seorang yang mendekam di penjaara bisa menggerakkan orang di luar untuk berjihad," ujar Tjahjo.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…