Kamis, 16 Agustus 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Dirjen Polpum Menolak Anak Buahnya Turun Pangkat

  • Dengan tegas Mayor Jenderal Soedarmo yang kini menjabat Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menolak wacana penurunan eselon para Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di daerah. Menurut sang jenderal, eselon anak buahnya tak layak diturunkan.

    "Menurut saya sulit diterima kalau dalam vertikalisasi ini terjadi penurunan eselon," kata mantan petinggi Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/2/2016).

    Soedarmo pun dengan tegas mengatakan satu barisan, satu suara, satu aspirasi dengan para anak buahnya di daerah. Dan, ia akan membela serta berjuang agar aspirasi anak buahnya itu didengar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). 

    "Sikap mereka sama dengan sikap saya. Saya terus berusaha dan berjuang untuk mempertahankan eselonisasi yang sudah existing sekarang supaya tetap," tegas Soedarmo.

    Soedarmo melanjutkan, jika kemudian anak buahnya turun pangkat, hanya karena terjadi vertikalisasi, itu akan menurunkan moril mereka. Tidak hanya itu, para Kepala Badan Kesbangpol di daerah tak akan mau jadi pegawai pusat. Sementara, itu adalah syarat dari vertikalisasi instansi.

    "Alasan saya, ini akan menurunkan moril. Tidak  ada yang mau pindah ke pusat nanti," katanya.

    Sementara, tugas pokok dan fungsi Kesbangpol setelah jadi instansi vertikal kian berat. Instansi Kesbangpol akan menjadi salah satu andalan pemerintah pusat, terutama Kemendagri dalam menjaga empat pilar negara. Maka, bila kemudian pangkat atau eselonnya diturunkan tentu bakal memukul semangat kerja Kesbangpol di bawah.

    "Koordinasi akan jadi sulit. Kinerja juga menurun. Sementara, tupoksinya lebih kompleks," ujarnya.


    Files Download :

Related Posts