Minggu, 18 November 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Kesbangpol Akan Jadi Andalan Kemendagri

  • Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di seluruh Indonesia akan diperkuat. Posisinya pun bakal ditingkatkan menjadi instansi vertikal alias jadi aparatur pusat yang bertugas di daerah. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengandalkan Kesbangpol sebagai mata dan telinganya dalam melakukan deteksi dini. 

    Demikian dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, saat memberi pengarahan di hadapan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, bupati dan walikota se-Provinsi Riau, di Pekanbaru, Jumat (22/1/2016) lalu. Menurut Tjahjo, di tengah merebaknya bahaya terorisme serta makin menyebarnya faham radikalisme, deteksi dini jadi kunci untuk menangkal hal itu. Salah satu instansi yang diandalkan Kemendagri dalam melakukan deteksi dini adalah Kesbangpol. 

    "Ini tak semata tugas kepolisian, BIN, TNI, tapi juga tugas dari Kesbangpol dan ini harus juga dibantu masyarakat," kata Menteri Tjahjo.

    Aparatur pemerintahan, khususnya camat dan juga jajaran Kesbangpol, lanjut Tjahjo, harus mampu menggerakkan dan mengorganisir masyarakat, sehingga mereka mampu ikut serta melakukan deteksi dini. 

    "Pak Camat dan Kesbangpol harus ingat, bahwa di samping ada Kapolsek, Danramil, juga ada tokoh adat dan agama. Ajak mereka, berdayakan dan organisir, bersama-sama melakukan deteksi dini," pesan Tjahjo.

    Ke depan, kata Tjahjo, Kesbangpol perannya sangat vital dan strategis, karena langsung di bawah komando pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendagri. Karena itu, ia meminta jajaran Kesbangpol bisa cepat bergerak ketika ada gejala atau potensi yang ditenggarai dapat mengancam keutuhan NKRI. 

    "Kesbangpol  harus cepat bergerak kalau memang ada gejala ancaman," tuturnya.

    Tidak lupa, Tjahjo juga mengingatkan, agar jajaran Kesbangpol menjalin koordinasi yang intens dengan kepolisian, BIN dan matra TNI. Kementeriannya sendiri akan terus menguatkan kemampuan jajaran Kesbangpol di seluruh Indonesia sehingga mampu diandalkan untuk melakukan deteksi dini. Jajaran Kesbangpol akan diberi bekal ilmu dan strategi intelijen. 

    "Jajaran Kesbangpol harus memahami dan menguasai aspek-aspek intelijen dengan baik. Ini sedang kita lakukan. Dan sekarang sudah berjalan," ujarnya. 


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…