Senin, 19 November 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Laporkan Rencana Pelantikan Kepala Daerah Terpilih ke Komisi II DPR

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan, pemerintah mempertimbangkan untuk menggelar pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2015 pada pertengahan Februari 2016. Namun, pelantikan itu khusus bagi daerah yang tanpa gugatan hasil di Mahkamah Konstitusi (MK).

    "Kepala daerah terpilih tanpa gugatan, kami sedang siapkan, mudah-mudahan bisa disepakati dan didukung, (pelantikan) minggu kedua Februari paling lambat untuk 51 bupati dan dua gubernur," kata Tjahjo saat rapat kerja (raker) dengan Komisi II DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/1).

    Sementara, pelantikan kepala daerah yang masih terdapat gugatan, menurutnya, akan dilakukan pada Maret 2016. "Usulan kami pelantikan gubernur, bupati dan wali kota di Istana Jakarta," ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama Ketua Komisi II Rambe Kamarulzaman menyatakan, dirinya mendukung pelantikan digelar di Istana. "Soal pelantikan sudah terang bagi kita. Cuma pelantikannya apa di Istana atau di mana belum, tapi baik juga kalau di Istana. Lebih dekat kita (anggota Komisi II) beramai-ramai ke Istana. Kalau ke kabupaten/ kota senang juga," kata Rambe.

    Sementara itu, anggota Komisi II dari Fraksi Partai Aman Nasional (FPAN), Yandri Susanto mengapresiasi rencana pelantikan dilaksanakan Februari 2016. "Tahapan pelantikan kita dukung, tak masalah. Segera dilantik saja agar jangan sampai tersandera dengan daerah lain yang masih ada sengketa," katanya.

    Akan tetapi, anggota Komisi II dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) Komarudin Watubun memiliki pandangan berbeda. "Saya beda pendapat dengan pelantikan diputuskan di Jakarta. Karena pilkada ini bagian dari pesta rakyat di daerah," katanya.

    Dia mengusulkan agar pelantikan digabungkan di beberapa titik. "Misalnya Indonesia Timur diputuskan di daerah mana, biar Presiden keliling untuk melantik. Karena sampai hari ini Presiden kan rajin blusukan," ujarnya.

    Sedangkan, anggota Komisi II dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) Arwani Thomafi mengaku dapat memahami jika ada usulan pelantikan dilaksanakan di Jakarta.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…