Sabtu, 20 April 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri: Radikalisme Sebabkan Toleransi Beragama Menurun

  • Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai nilai toleransi umat beragama di Indonesia mulai menurun. Hal itu disebabkan semakin menguatnya radikalisme di Indonesia. 

    Selain menurunnya toleransi beragama, Tjahjo juga menyebutkan semakin meningkatnya ancaman terorisme yang terjadi belakangan ini di tanah air. 

    "Kepolisian hampir setiap hari menangkap (diduga teroris). Ini berarti ada virus menjalar. Virus ini harus dimatikan," ujar Tjahjo di Jakarta, Senin (21/12). 

    Oleh karenanya, dia menilai isu propaganda dan radikalisme di Indonesia perlu dicermati secara seksama. Tjahjo mengatakan telah berkoordinasi dan meningkatkan komunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dengan demikian, ujar Tjahjo, stabilitas di daerah dapat terwujud dengan baik.

    "Gerakan dari luar propaganda sudah mulai pada posisi lampu merah. Maka harus dicermati bersama," katanya. 

    Menurutnya, radikalisme dapat ditangkal dari masyarakat. Iman kepercayaan yang kuat, ujar Tjahjo, dapat meningkatkan kembali toleransi beragama dan menangkal radikalisme di masyarakat. Dia menekankan, Indonesia memiliki enam agama sah yang harus dijaga keutuhannya.

    Dia menuturkan keutuhan agama di Indonesia tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Agama. Oleh karenanya, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mengungkapkan nantinya akan ada forum kerukunan umat beragama yang rutin dilakukan. 


    Seperti hari ini, Kemendagri sebagai tuan rumah turut mengundang Kementerian Agama, Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan dan tokoh-tokoh enam agama di Indonesia. Nantinya, forum ini akan dilakukan setiap bulan baik di pusat, provinsi, kabupaten/kota dan desa.

    "Forum ini hanya ingin mempertegas komitmen, tokoh agama dan pemerintah ikut bertanggung jawab terhadap stabilitas (kerukunan beragama) di daerah," katanya. 


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…