Sabtu, 20 April 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri: Hargai Jasa-jasa Pahlawan

  • Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan Indonesia bukanlah negara berdasarkan agama tapi didasarkan pada ideologi Pancasila dan UUD 1945 yang menjunjung tinggi keberagaman.

    “Saya tidak suka dengan istilah mayoritas atau minoritas, yang ada adalah warga negara Indonesia. Indonesia bukan negara berdasarkan agama, kelompok atau daerah. Negara kita adalah adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Mendagri dalam sambutannya saat meresmikan Monumen Perjuangan Laskar Tionghoa dan Jawa Melawan VOC di Taman Budaya Tionghoa, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu(14/11).

    Mendagri menambahkan, semua komponen bangsa Indonesia sama-sama berjuang melawan penjajah untuk mencapai kemerdekaan. Setelah merdeka, tugas semua warga negara Indonesia untuk memajukan bangsa dan negara.

    Untuk itu, katanya, jangan dilupakan eksistensi suku Tionghoa dalam keluarga besar Indonesia. Masing-masing kelompok di Indonesia harus didorong untuk mewujudkan pembauran dan saling pengertian dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

    “Bangsa ini harus hidup dalam asas Bhineka Tunggal Ika,” kata Tjhajo Kumolo.

    Mendagri menyambut baik dibangunnya Monumen Perjuangan Laskar Tionghoa dan Jawa dalam Melawan VOC. Monumen ini sebagai bentuk penghargaan terhadap para pahlawan sekaligus mengingatkan kalangan generasi muda terhadap jasa-jasa pahlawan kemerdekaan Indonesia.

    “Lihat Korea Utara, Tiongkok, Soviet, Pakistan dan India, mereka begitu menghormati tokoh-tokoh pahlawan dan pejuang dengan membuat monumen di mana-mana,” ujarnya.

    Mendagri berharap monumen seperti ini dibangun juga di kota-kota lain.

    “Kalau di Makassar, di Medan, di Manado, dibangun bangunan seperti ini (bangunan bersejarah) nantinya mulai memperkaya khazanah sejarah kita,” ucap Tjahjo.

    Monumen ini menceritakan tentang perjuangan laskar Tionghoa dan Jawa dalam melawan VOC Belanda pada tahun 1740-1743. Kisah perjuangan ini bermula saat warga Tionghoa di Batavia dibantai oleh VOC karena dianggap tidak membayar pajak dan melanggar peraturan keimigrasian.

    Dengan dipimpin tokoh Tionghoa bernama Sepanjang, warga Tionghoa membentuk laskar untuk melawan VOC. Perjuangan laskar Tionghoa ini terus melebar dari Batavia, hingga Bekasi, Karawang dan akhir bergabung dengan laskar pejuang dari Kertasura (Solo).

    Dalam acara peresmiannya yang banyak dihadiri warga Tionghoa asal Lasem, Jawa Tengah, seorang tokoh Tionghoa dalam sambutannya berharap Sepanjang bisa diangkat pemerintah menjadi pahlawan nasional.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…